April 2025

Masjid Muslim Billionaire Serukan Umat untuk Berani Speak Up demi Kebenaran dan Perubahan

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐿𝑜𝑚𝑏𝑜𝑘 𝐵𝑎𝑟𝑎𝑡, 30 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Dugaan kasus pelecehan seksual di sebuah pondok pesantren di Lombok Barat menjadi sorotan publik. Sedikitnya 22 santriwati mengaku menjadi korban perbuatan bejat seorang ustadz berinisial AF sejak tahun 2016 hingga 2023. Keberanian mereka untuk speak up baru muncul belakangan ini, setelah terinspirasi dari tokoh “Walid” dalam serial drama asal Malaysia berjudul Bidaah, yang mengangkat isu penyalahgunaan agama oleh pemimpin spiritual. AF diduga memanipulasi kepercayaan para santri dengan dalih “mensucikan rahim” agar dapat melahirkan anak-anak yang kelak menjadi ulama. Polresta Mataram kini tengah mendalami laporan resmi dari sejumlah korban, serta telah melakukan pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Menanggapi peristiwa memilukan ini, Masjid Muslim Billionaire (MMB) mengeluarkan seruan moral kepada masyarakat, terutama komunitas pendidikan dan keagamaan untuk tidak ragu menyuarakan kebenaran. Baca Juga: SILAT OTA: Kajian Ba’da Subuh, Pererat Ikatan Keluarga Antara Orang Tua Asuh dan Masjid Muslim Billionaire “Kami di Masjid Muslim Billionaire memiliki corporate culture yang mencakup 20 Basic Rules. Salah satu prinsip penting kami, tepatnya pada poin ke-3, adalah Speak Up. Prinsip ini menekankan pentingnya keberanian untuk mengungkapkan kebenaran, melaporkan penyimpangan, dan menjaga integritas diri serta lingkungan,” ungkap Ustadz Beben Wahyudi, Pimpinan Masjid Muslim Billionaire, dalam sebuah wawancara terpisah. Masjid Muslim Billionaire menegaskan bahwa budaya Speak Up bukan hanya relevan di dunia organisasi atau korporasi, tetapi juga sangat penting dalam mendorong santri, pelajar, maupun masyarakat luas untuk bersuara. Terutama saat berhadapan dengan ketidakadilan atau kekerasan, termasuk yang berlindung di balik simbol-simbol keagamaan. Masjid Muslim Billionaire menyatakan dukungan penuh terhadap para korban yang akhirnya berani speak up. Ini menjadi bukti nyata bahwa budaya keberanian untuk bersuara mulai tumbuh di tengah masyarakat. Karena diam bukanlah pilihan, ketika kebenaran harus ditegakkan agar tak ada lagi korban. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Masjid Muslim Billionaire Serukan Umat untuk Berani Speak Up demi Kebenaran dan Perubahan Read More »

SILAT OTA: Kajian Ba’da Subuh, Pererat Ikatan Keluarga Antara Orang Tua Asuh dan Masjid Muslim Billionaire

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 30 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Di tengah kesibukan yang padat, Ahad pagi menjadi momen penuh makna bagi para Orang Tua Asuh (OTA) di Masjid Muslim Billionaire (MMB). Melalui agenda rutin bertajuk SILAT OTA (Silaturrahim Orang Tua Asuh), MMB mempersembahkan majelis ilmu dan inspirasi yang dikemas dalam bentuk kajian edukatif ba’da Subuh setiap pekannya. SILAT OTA menghadirkan kajian tematik seputar spiritualitas, pengasuhan, motivasi, tanggung jawab sosial, dan nilai-nilai kebaikan yang selaras dengan semangat berbagi. Tujuannya tidak hanya untuk menguatkan keimanan, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan antara lembaga dan para donatur. Kajian ini dibawakan secara bergantian oleh dua tokoh penting di Masjid Muslim Billionaire, yaitu Ustadz Beben Wahyudi (Pimpinan Masjid Muslim Billionaire) dan dr. Andhyka Sedyawan (Pengasuh Masjid Muslim Billionaire). Keduanya dikenal luas tak hanya karena keilmuan mereka, tetapi juga karena kedekatan emosional yang terbangun bersama para santri dan donatur selama bertahun-tahun. “Kami ingin memperkuat koneksi hati dengan para OTA. Kajian ini adalah bentuk terima kasih kami atas kepercayaan yang selama ini diberikan. Karena tanpa OTA, kami takkan mampu mengantarkan amanah kepada ribuan penerima manfaat,” ujar Ustadz Beben dalam salah satu sesi kajian. Kajian SILAT OTA dilaksanakan secara online menggunakan platform digital zoom yang memungkinkan jangkauan lebih luas. Sehingga Para OTA yang tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan luar negeri, bisa tetap mengikuti kajian dengan mudah, cukup dari rumah masing-masing. Baca Juga: Mahasantri Pondok CEO Muslim Billionaire Inisiasi Berbagai Program Kemaslahan Ummat di Kampung Halaman Tema kajian selalu berganti setiap pekan, mulai dari pembinaan ruhiyah, parenting islami, manajemen hati, hingga topik-topik kekinian yang dikemas dari sudut pandang Qur’ani dan sosial. Dalam kajian ini juga dibuka sesi tanya jawab, menjadikan interaksi semakin akrab dan personal. “Walaupun via Zoom, saya merasa sangat dekat. Bahkan seperti duduk langsung di masjid MMB. Ilmunya daging semua, dan terasa disampaikan dari hati,” ujar Pak Dwi, salah satu OTA yang rutin mengikuti kajian dari Semarang. Melalui SILAT OTA, Masjid Muslim Billionaire menegaskan komitmennya bahwa amanah tidak hanya disampaikan secara programatik, tetapi juga dengan ikatan hati yang kuat antara lembaga dan para pemberi amanah. Karena bagi Masjid Muslim Billionaire, setiap Orang Tua Asuh adalah bagian keluarga besar yang patut dimuliakan. 𝐓𝐞𝐫𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐎𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐮𝐚 𝐀𝐬𝐮𝐡 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐢𝐧𝐠𝐢𝐧 𝐛𝐞𝐫𝐠𝐚𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐊𝐚𝐣𝐢𝐚𝐧 𝐒𝐈𝐋𝐀𝐓 𝐎𝐓𝐀 𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦 𝐁𝐢𝐥𝐥𝐢𝐨𝐧𝐚𝐢𝐫𝐞 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐮𝐛𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐂𝐒 𝐅𝐮𝐧𝐝𝐫𝐚𝐢𝐬𝐢𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐧𝐨𝐦𝐨𝐫 𝐖𝐀 𝟎𝟖𝟐𝟏-𝟐𝟒𝟒𝟏-𝟓𝟏𝟕𝟒 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐃𝐢𝐯𝐚. [Redaksi] 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒓𝒕𝒐𝒓𝒊𝒂𝒍 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

SILAT OTA: Kajian Ba’da Subuh, Pererat Ikatan Keluarga Antara Orang Tua Asuh dan Masjid Muslim Billionaire Read More »

Mahasantri Pondok CEO Muslim Billionaire Inisiasi Berbagai Program Kemaslahan Ummat di Kampung Halaman

𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 29 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 – Saat kebanyakan pemudik memanfaatkan libur lebaran untuk beristirahat atau berkumpul bersenang-senang bersama keluarga, seluruh mahasantri Pondok CEO Muslim Billionaire justru memilih terjun ke masyarakat dan menggelar aksi sosial bertajuk “Program Kebaikan” di kampung halaman masing-masing. Kegiatan ini menunjukkan semangat SISPAK (Santri Siap Pakai), merupakan sebuah konsep pembinaan dari Pondok CEO Muslim Billionaire yang menekankan pada kebermanfaatan santri saat berada di pondok maupun ketika kembali ke tengah masyarakat. Berikut beberapa ulasan program kebaikan yang diinisiasi oleh para santri Spartan Pondok CEO Muslim Billionaire di kampung halaman mereka. Di Cikancung, Kabupaten Bandung, dua santri bernama Ulfah dan Abdul Hakim menginisiasi program “Berbagi Bahagia” di Masjid Babussalam. Program ini memberikan hadiah berupa batagor kepada para jamaah yang mengikuti shalat berjamaah di masjid. Baca Juga : Reputasi Meningkat, Masjid Muslim Billionaire Terus Menuai Kepercayaan Eksternal Sebanyak 30 penerima manfaat mendapatkan apresiasi ini. “Ini sebagai bentuk dorongan dan penghargaan kepada masyarakat yang masih memakmurkan masjid, bahkan di saat suasana lebaran telah usai,” ujar Abdul Hakim yang merupakan kakak kandung dari Ulfah. Sementara di Surabaya, santri Muhammad Rofiif Rohmatulloh bersama adiknya Syarafina Nur’Abidah menggagas program bertajuk “Berbagi Makan untuk Pejuang Rupiah” pada Selasa, 15 April 2025. Mereka membagikan 30 paket nasi bungkus kepada para pekerja informal di area Bratang, Pasar Pucang, dan Ngagel. Dana sebesar Rp300.000 berhasil mereka kumpulkan dan salurkan secara mandiri. “Banyak orang yang memilih menunda makan demi tetap bisa bekerja. Kami ingin meringankan beban mereka meski sedikit,” kata Rofiif. Tak hanya itu, santri lainnya yaitu Daris juga menjalankan program yang diberi nama “Menang Bersama” menyalurkan sembako kepada 16 penerima manfaat. Tujuan utamanya adalah menyampaikan semangat kemenangan pasca Ramadhan kepada mereka yang masih harus berjuang demi keluarga. “Saya ingin mengukir senyuman di wajah para pejuang rupiah yang mungkin belum sepenuhnya merasakan kemenangan,” ujar Daris. Namun, semua kegiatan ini tak berlangsung tanpa tantangan. Para santri mengakui, menjalankan program sosial di kampung halaman sendiri memiliki dinamika tersendiri. Mereka harus menghadapi pandangan masyarakat yang masih memposisikan mereka sebagai “anak kemarin sore” yang mungkin masih dianggap remeh oleh sebagian orang di kampung halaman masing-masing. Apalagi para santri ini semuanya adalah anak-anak muda dari kalangan Gen Z. Mereka bisa membuktikan sebagai santri siap pakai yang selalu siaga melayani umat dengan membuat perencanaan sekaligus merealisasikan berbagai program kebaikan. Para santri ini mempersiapkan segala sesuatunya dari mulai riset lapangan, penggalangan dana, eksekusi, hingga pelaporan. “Tantangannya bukan hanya soal waktu realisasi, tapi juga mental. Kami harus membuktikan bahwa kami memang siap pakai di manapun berada, bukan hanya patuh saat di pondok saja,” ujar salah satu santri. Melalui kegiatan ini, Pondok CEO Muslim Billionaire ingin menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pendidikan pesantren tidak hanya dinilai dari kedisiplinan santri saat di dalam pondok. Esensinya justru terlihat saat mereka kembali ke masyarakat dan tetap bisa menjadi pejuang perubahan yang membawa manfaat. Inilah ruh dari konsep SISPAK: Santri yang bukan hanya bisa diandalkan saat di pesantren, tapi juga tetap memberi dampak saat kembali ke realitas kehidupan masyarakat. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Mahasantri Pondok CEO Muslim Billionaire Inisiasi Berbagai Program Kemaslahan Ummat di Kampung Halaman Read More »

Ketika Ilmu Dikhianati, Pondok CEO Menjawab dengan Takwa dan Karakter sebagai Fondasi Kepemimpinan

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 29 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 – Di tengah maraknya fenomena pelanggaran hukum yang justru dilakukan oleh mereka dengan gelar pakar, publik kembali dihadapkan pada krisis kepercayaan terhadap integritas para penegak keadilan. Banyak kasus terbaru menunjukkan bahwa tak sedikit dari mereka yang memahami hukum secara mendalam, justru memelintirnya demi kepentingan pribadi. Pengkhianatan terhadap ilmu ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan hukum di Indonesia. Pondok CEO, sebuah pesantren modern yang berlokasi di Bogor, hadir memberikan jawaban yang berbeda: pendidikan tak boleh hanya fokus pada kecerdasan kognitif, tapi harus berakar pada karakter dan ketakwaan. Melalui kurikulum khusus berbasis 13 DNA Pondok CEO dan SISPAK, para mahasantri Pondok CEO dibentuk bukan hanya untuk menjadi ahli di bidangnya, melainkan menjadi pemimpin yang takut kepada Allah dan menjunjung tinggi amanah ilmu. “Ilmu yang tidak ditopang akhlak akan menjadi senjata makan tuan. Kami mendidik santri agar kelak ketika menjadi pengusaha, politisi, praktisi hukum, atau apa pun profesinya, mereka tetap menjadikan Allah sebagai pusat pertanggungjawaban,” tegas Ustadz Beben Wahyudi, Pimpinan Pondok CEO saat diwawancarai. Pendidikan di Pondok CEO tidak hanya mengajarkan teori dan praktik keahlian, tapi juga menanamkan visi peradaban Islam. Santri dibiasakan hidup disiplin, visioner, solutif, dan bertanggung jawab atas setiap keputusan. Harapannya, mereka akan menjadi generasi yang tidak akan berani mengkhianati ilmu, karena mereka sadar bahwa ilmu adalah amanah, dan pengkhianat ilmu bukan hanya melanggar hukum negara, tapi juga berdosa di hadapan Allah. Di saat bangsa ini dikecewakan oleh intelektual yang lupa amanah, Pondok CEO menanam benih-benih perubahan. Sebuah investasi jangka panjang untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berani jujur, adil, dan berakhlak mulia. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Ketika Ilmu Dikhianati, Pondok CEO Menjawab dengan Takwa dan Karakter sebagai Fondasi Kepemimpinan Read More »

Reputasi Meningkat, Masjid Muslim Billionaire Terus Menuai Kepercayaan Eksternal

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐽𝑎𝑘𝑎𝑟𝑡𝑎 28 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 – Reputasi Masjid Muslim Billionaire (MMB) sebagai masjid modern yang menggabungkan dakwah, pemberdayaan, dan profesionalisme kian mendapat pengakuan luas. Kepercayaan dari lembaga eksternal terus mengalir, tercermin dari sejumlah pencapaian penting dalam beberapa waktu terakhir. Salah satu pencapaian yang menjadi sorotan adalah keterlibatan Masjid Muslim Billionaire dalam agenda besar “Masjid Award” yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi DKI Jakarta pada tanggal 28 April hingga 30 April 2025. Dalam kegiatan strategis tersebut, MMB dipercaya menjadi bagian dari tim juri. “Dipercayanya Masjid Muslim Billionaire sebagai juri oleh BAZNAS DKI merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar. Ini membuktikan bahwa MMB tidak hanya aktif di internal, tapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun peradaban melalui gerakan kemasjidan,” ungkap Ustadz Beben Wahyudi, Pimpinan Masjid Muslim Billionaire. Baca Juga:Dibangun dari Doa dan Keikhlasan: Gedung Utama Masjid Muslim Billionaire Mulau Berdiri Tak hanya itu, berbagai lembaga sosial, pendidikan, hingga korporasi turut menawarkan kerjasama untuk menjadi mitra dakwah Masjid Muslim Billionaire. Mereka melihat potensi besar dalam sistem kerja, transparansi pengelolaan, serta inovasi program yang terus dikembangkan oleh seluruh tim MMB. Dari pengelolaan beasiswa santri, program masjid produktif, hingga pemberdayaan mustahik, Masjid Muslim Billionaire menunjukkan kinerja yang bisa diukur dan dipercaya. Lonjakan kepercayaan publik juga tercermin dari terus meningkatnya jumlah Orang Tua Asuh (donatur) yang secara rutin menitipkan investasi akhirat melalui harta terbaiknya, untuk pendidikan dan kehidupan santri di bawah binaan Masjid Muslim Billionaire. Data terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan database OTA dalam tiga bulan terakhir. “Saya merasa nyaman menjadi bagian dari OTA Masjid Muslim Billionaire. Pelaporannya jelas, programnya konkret, dan saya tahu betul ke mana donasi saya disalurkan,” ujar Pak Agus Priyanto, salah satu donatur tetap yang aktif mendukung berbagai program kemaslahatan ummat di Masjd Muslim Billionaire sejak 2021. Kepercayaan ini tidak datang secara instan. Masjid Muslim Billionaire secara konsisten terus berupaya membangun sistem yang terukur, memperkuat komunikasi dengan publik, serta mengedepankan akuntabilitas dalam setiap program. Dengan fondasi ini, Masjid Muslim Billionaire siap untuk memperluas manfaat dan terus menjadi mitra strategis bagi lembaga mana pun yang ingin membangun Indonesia melalui dakwah dan pemberdayaan yang terintegrasi. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Reputasi Meningkat, Masjid Muslim Billionaire Terus Menuai Kepercayaan Eksternal Read More »

Dibangun dari Doa dan Keikhlasan: Gedung Utama Masjid Muslim Billionaire Mulai Berdiri

𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 28 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas dan semangat dakwah yang tak pernah padam, Masjid Muslim Billionaire (MMB) kini tengah melangkah ke fase baru dalam sejarahnya: proses pembangunan gedung utama masjid yang telah lama dinantikan. Gedung utama ini akan menjadi pusat dari seluruh aktivitas dakwah dan ibadah: pendidikan, sosial, dan ekonomi yang dirancang lebih kokoh dan representatif. Saat ini, Masjid Muslim Billionaire memang masih menggunakan bangunan start-up dari baja ringan dan dinding triplek, yang meskipun sederhana telah menjadi saksi lahirnya banyak program monumental dan kader umat. Tak jauh dari lokasi masjid start-up, pembangunan gedung utama Masjid Muslim Billonaire tengah berlangsung. Hingga saat ini, sekitar 70% progres pembangunan telah tercapai, dengan struktur bangunan mulai terlihat megah dan kokoh. Menariknya, seluruh biaya pembangunan ini ditanggung sepenuhnya oleh seorang hamba pilihan Allah, tanpa publikasi masif atau kampanye terbuka. Beliau adalah orang baik yang tergerak hatinya untuk menjadi bagian dari sejarah besar ini. Gedung utama Masjid Muslim Billionaire akan menjadi ikon peradaban umat berbasis kemasjidan, bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga sebagai pusat edukasi, pengembangan ekonomi, dakwah digital, dan pembinaan generasi Qur’ani. Pembangunan ini adalah wujud nyata bahwa masjid bisa menjadi episentrum kebaikan dan kemajuan. Baca Juga: MB Kitchen Badan Usaha Milik Masjid (BUMM): Kantin Santri untuk Kemandirian Masjid dan Kesejahteraan Umat Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan ketat dan perencanaan matang dari tim teknis. Meski ada sedikit tantangan dari sisi teknis dan cuaca, semangat para pekerja dan tim Masjid Muslim Billionaire tetap menyala. Doa dan dukungan dari masyarakat terus mengalir. “Gedung utama ini adalah milik umat. Semoga Allah mudahkan hingga selesai tanpa kendala. Kami mohon doa dari semua pihak agar setiap prosesnya dilimpahi keberkahan,” ungkap dokter Andhyka Sedyawan, Pengasuh Masjid Muslim Billionaire dengan penuh haru. Mari doakan bersama, semoga pembangunan gedung utama Masjid Muslim Billionaire berjalan lancar, tuntas tepat waktu, dan membawa cahaya untuk umat hingga lintas generasi sampai akhir nanti. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG:@MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Dibangun dari Doa dan Keikhlasan: Gedung Utama Masjid Muslim Billionaire Mulai Berdiri Read More »

MB Kitchen Badan Usaha Milik Masjid (BUMM): Kantin Santri untuk Kemandirian Masjid dan Kesejahteraan Umat

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 25 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Di tengah geliat pembangunan karakter dan spiritualitas santri, Masjid Muslim Billionaire (MMB) menghadirkan usaha baru yang tak hanya lezat untuk lidah, tapi juga membawa berkah: MB Kitchen, sebuah kantin masjid yang menjadi cermin kemandirian dan kepedulian sosial. MB Kitchen merupakan Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) yang berada di bawah naungan pilar Baitul Muamalah, pilar ekonomi berbasis kemandirian dalam struktur Masjid Muslim Billionaire. Kantin ini menyediakan beragam jajanan nikmat, mulai dari bakso hangat, gorengan favorit seperti cireng, otak-otak, sosis, hingga aneka minuman segar yang digemari para santri dan jamaah. Uniknya, seluruh operasional kantin ini dikelola langsung oleh para santri Spartan, yaitu generasi muda yang ditempa bukan hanya secara ruhiyah dan intelektual, tetapi juga dengan keterampilan wirausaha. Mereka dilatih untuk melayani pelanggan dengan ramah, menjaga kualitas produk, dan mengelola keuangan secara amanah. “Kami ingin santri punya mental mandiri, tahu cara membangun usaha dari bawah, dan tetap menjunjung adab. MB Kitchen bukan sekadar kantin, tapi tempat berkumpul yang nyaman,” ujar Teh Putri, Direktur Baitul Muamalah. Hasil dari setiap jajan yang dibeli di MB Kitchen 100% kembali untuk kemakmuran masjid. Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program sosial, pendidikan, hingga operasional masjid. Setiap pembelian jajanan bukan hanya memuaskan perut, tetapi juga menjadi bentuk sedekah yang berkah. Baca Juga: Produk Marshmallow Asal China dan Filipina Tercemar Unsur Babi, Masjid Muslim Billionaire Serukan Kewaspadaan MB Kitchen terletak di area strategis dalam kawasan Masjid Muslim Billionaire, menjadikannya titik kumpul favorit para santri, jamaah, hingga pengunjung luar yang datang bersilaturahmi atau mengikuti program masjid. Kehadiran MB Kitchen menciptakan semangat ekonomi yang sehat di lingkungan masjid. Para santri terlibat aktif dalam dunia usaha, para jamaah merasa terlayani, dan roda kebaikan terus berputar melalui transaksi yang halal dan penuh berkah. Di tengah tantangan ekonomi umat, model usaha seperti MB Kitchen adalah wujud nyata dari visi masjid sebagai pusat peradaban, bukan hanya dalam hal ibadah tapi juga kemandirian ekonomi. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

MB Kitchen Badan Usaha Milik Masjid (BUMM): Kantin Santri untuk Kemandirian Masjid dan Kesejahteraan Umat Read More »

Produk Marshmallow Asal China dan Filipina Tercemar Unsur Babi, Masjid Muslim Billionaire Serukan Kewaspadaan

𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐽𝑎𝑘𝑎𝑟𝑡𝑎 25 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan mengejutkan terkait sembilan produk makanan, mayoritas marshmallow dan jelly, yang diketahui mengandung unsur babi. Temuan ini menjadi perhatian publik lantaran tujuh di antaranya telah mengantongi sertifikat halal, namun ternyata mengandung bahan berbasis porcine atau babi. Dalam konferensi pers yang digelar pada 21 April 2025, BPJPH dan BPOM menyebutkan bahwa hasil uji laboratorium terhadap berbagai produk impor, terutama asal China dan Filipina, menunjukkan adanya kandungan DNA dan peptida porcine, yang berarti produk tersebut tidak halal meski sebagian sudah berlabel halal. Temuan ini melibatkan sejumlah merek dagang seperti Corniche Fluffy Jelly Marshmallows, ChompChomp Car Mallow, ChompChomp Flower Mallow, ChompChomp Mini Marshmallow (Tabung), Larbee TYL Marshmallow Isi Selai Vanila, Corniche Marshmallow Rasa Apel (Bentuk Teddy), Hakiki Gelatin (produk lokal), AAA Marshmallow Rasa Jeruk, dan SWEETIME Marshmallow Rasa Cokelat. Konsumen utama produk ini adalah anak-anak dan remaja, menjadikannya masalah yang sangat serius bagi masyarakat Muslim Indonesia. Lembaga yang bertindak adalah BPOM dan BPJPH, serta berbagai pihak produsen dan distributor produk makanan tersebut. Produk-produk bermasalah ini telah beredar luas di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di toko swalayan, minimarket, dan platform e-commerce. Produk tersebut berasal dari China, Filipina, dan sebagian produksi lokal. Kasus ini mencuat ke publik pada pertengahan April 2025, dan langsung memicu tindakan cepat berupa penarikan produk dari pasaran serta pemberian sanksi kepada importir dan distributor yang terlibat. Baca Juga : Jaga Lingkungan, Jaga Keberkahan: Masjid Muslim Billionaire Terapkan Sistem Ecobrick dan Composter di Kawasan Masjid Kendati sudah bersertifikat halal, adanya kelalaian dalam proses audit dan pengawasan bahan baku menjadi penyebab utama. BPJPH menyatakan perlunya penguatan sistem sertifikasi halal terutama untuk produk impor dan bahan baku gelatin yang rentan berasal dari babi. Sebagai langkah lanjutan, BPOM telah menginstruksikan penarikan produk dari pasar dan pemberian sanksi administratif. Terkait adanya kasus ini, Masjid Muslim Billionaire menghimbau kepada seluruh umat Muslim untuk meningkatkan kehati-hatian dalam mengonsumsi produk makanan apapun, terutama produk olahan seperti permen, jelly, dan marshmallow. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Produk Marshmallow Asal China dan Filipina Tercemar Unsur Babi, Masjid Muslim Billionaire Serukan Kewaspadaan Read More »

Jaga Lingkungan, Jaga Keberkahan: Masjid Muslim Billionaire Terapkan Sistem Ecobrick dan Composter di Kawasan Masjid

𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 24 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Komitmen Masjid Muslim Billionaire (MMB) untuk menjaga keberkahan bukan hanya diwujudkan lewat program keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan. Salah satu inovasi berkelanjutan yang kini menjadi perhatian utama di kawasan Masjid Muslim Billionaire adalah penerapan sistem Ecobrick dan Composter, yang dikelola secara khusus oleh Divisi MB Farm. Ecobrick adalah teknik pengolahan sampah plastik non-organik menjadi bahan bangunan ramah lingkungan dengan cara memasukkannya ke dalam botol plastik secara padat.     Sementara itu, Composter adalah sistem daur ulang sampah organik (seperti sisa makanan dan dedaunan) menjadi kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman. Baca Juga : Semangat Ibadah Anak-anak Gaza Tetap Membara di Tengah Derita, Saat Kita Kembalikan Senyum Mereka Sistem ini dijalankan oleh seluruh insan Masjid Muslim Billionaire dan dimonitor langsung oleh MB Farm, divisi kemandirian berbasis pertanian yang berada di bawah naungan Pilar Baitul Muamalah Masjid Muslim Billionaire. Ustadz Wahyu sebagai CEO di MB Farm, menyampaikan bahwa upaya ini bukan sekadar untuk menjaga kebersihan, tapi juga pendidikan lingkungan hidup bagi seluruh santri dan jamaah. “Kawasan masjid harus jadi pusat peradaban, termasuk dalam hal kepedulian lingkungan. Ecobrick dan komposter ini bukan hanya solusi teknis, tapi ajaran moral agar setiap insan terbiasa hidup bersih, mandiri, dan bertanggung jawab,” tutur Ustadz Wahyu. Sebagai kawasan dengan aktivitas padat dan populasi santri yang cukup besar, pengelolaan sampah menjadi perhatian serius. Dengan adanya sistem ini, Masjid Muslim Billionaire mampu mengurangi limbah plastik dan organik secara signifikan, serta menjadikan lingkungan masjid tetap asri, bersih, dan sehat. Setiap hari, para santri Spartan dan Avangers turut serta dalam pengumpulan dan pemilahan sampah. Sampah plastik dikemas menjadi ecobrick, sedangkan sampah organik dimasukkan ke alat komposter yang tersebar di beberapa titik strategis kawasan Masjid Muslim Billionaire. Hasil kompos digunakan kembali untuk MB Farm, sehingga menciptakan ekosistem zero waste yang mandiri dan produktif. Kegiatan ini telah menciptakan perubahan besar dalam budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di kalangan santri. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: https://bit.ly/FansPage_MediaPressMMB IG: https://bit.ly/IG_MediaPressMMB LinkedIn: https://bit.ly/LinkedIn_MediaPressMMB

Jaga Lingkungan, Jaga Keberkahan: Masjid Muslim Billionaire Terapkan Sistem Ecobrick dan Composter di Kawasan Masjid Read More »

Semangat Ibadah Anak-anak Gaza Tetap Membara di Tengah Derita, Saat Kita Kembalikan Senyum Mereka

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 24 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 – Di tengah kepungan api, dentuman bom, desingan peluru dan reruntuhan bangunan yang menyelimuti Gaza-Palestina, anak-anak negeri para syuhada itu tetap menunjukkan semangat luar biasa dalam menjalankan ibadah. Siapa yang tak tersentuh melihat bocah-bocah kecil itu, dengan baju penuh debu dan luka di kaki, tetap berdiri khusyuk menengadahkan tangan dalam doa di antara puing-puing rumah yang dihancurkan oleh serangan Isr**l Laknatullah Alaih. Apa yang mereka jalani bukan sekadar ujian fisik, melainkan penderitaan panjang akibat agresi militer yang terus berulang. Namun, dimana pun mereka berada, di halaman sekolah yang telah rata dengan tanah, di ruang bawah tanah yang gelap, atau bahkan di tenda-tenda pengungsian, mereka tetap mendirikan sholat, Al-Qur’an tetap mereka baca, dan zikir tak henti mereka lantunkan. Semangat ibadah mereka tetap menyala, menjadi pelita di tengah kelamnya penjajahan. Di saat kita mungkin tertidur nyaman, di sanalah mereka menggigil dalam dingin malam dengan perut kelaparan, sambil bersujud pada Rabb yang mereka yakini takkan pernah meninggalkan. Bahkan saat Ramadan atau Hari Raya, anak-anak Gaza merayakannya tanpa baju baru, tanpa hidangan istimewa, dan tanpa keluarga yang lengkap. Meskipun begitu, anak-anak Gaza masih mampu tersenyum di tengah kehancuran. Walaupun bukanlah senyum yang merekah sumringah, setidaknya keimanan mereka tak sedikitpun berkurang oleh kezaliman genosida para penjajah. Mereka percaya, pertolongan Allah akan datang di waktu yang tepat. Karena anak-anak Gaza sudah dididik dengan keimanan yang kokoh tak tertandingi, sejak dini. Baca Juga: Selamat Datang di Masjid Muslim Billionaire, Kawasan Wajib Bahagia untuk Semua Bagaimana dengan kita dari belahan dunia yang aman dan damai ini, bisakah tetap istiqamah dalam iman Islam? Sudahkah menunjukkan keberpihakan pada perjuangan rakyat Palestina? Setidaknya melakukan boikot produk-produk terafiliasi Isr**l dengan tidak menggunakannya lagi. Dan tentu saja beserta doa yang tak pernah putus, terus menyuarakan kebenaran dan menolak penindasan. Masjid Muslim Billionaire mengajak semuanya bergerak, untuk mengembalikan senyum anak-anak Gaza. Bukan hanya dengan simpati dan empati, tapi juga dengan aksi nyata. Saat ini mereka tak hanya butuh keajaiban, mereka butuh umat yang peduli. Masjid Muslim Billionaire mendukung sepenuhnya perjuangan rakyat Palestina, dan mengutuk keras pelaku kejahatan genosida. Penjajahan di atas dunia ini harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan! [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝒅𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Semangat Ibadah Anak-anak Gaza Tetap Membara di Tengah Derita, Saat Kita Kembalikan Senyum Mereka Read More »