𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦 𝐁𝐢𝐥𝐥𝐢𝐨𝐧𝐚𝐢𝐫𝐞 𝐃𝐢𝐭𝐮𝐝𝐮𝐡 𝐁𝐢𝐝’𝐚𝐡 𝐊𝐚𝐫𝐞𝐧𝐚 𝐒𝐞𝐝𝐢𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬 𝐓𝐢𝐠𝐚 𝐊𝐚𝐥𝐢 𝐒𝐞𝐡𝐚𝐫𝐢
𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 15 𝑀𝑎𝑟𝑒𝑡 2025 – Masjid Muslim Billionaire (MMB) yang berlokasi di Cinangneng-Tenjolaya Bogor, kini menjadi perbincangan publik karena mengusung konsep Masjid Makan-Makan. Melalui program ini, MMB menyediakan makanan gratis tiga kali sehari bagi siapa pun yang singgah dan menunaikan shalat di masjid tersebut. Namun, inisiatif ini menuai pro dan kontra, dengan sebagian pihak menilai Masjid Muslim Billionaire telah melakukan bid’ah dalam praktiknya.
Konsep Masjid Makan-Makan merupakan program sosial yang bertujuan agar setiap porsi makanan bernilai pahala jariyah yang terus mengalir meskipun kelak kehidupan telah berakhir. Program ini digulirkan dengan maksud untuk mengenyangkan ummat, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau sosial.
Digagas oleh Masjid Muslim Billionaire di bawah kepemimpinan Ustadz Beben Wahyudi (UBW), seorang ustadz muda dan filantropis yang memiliki visi besar menjadikan masjid sebagai pusat kebermanfaatan bagi umat.
Program ini telah berjalan sejak 2021 dan terus berkembang hingga sekarang. Setiap harinya, ketersediaan makanan disiapkan oleh tim dapur umum MMB untuk disantap oleh siapapun yang datang berkunjung ke kawasan Masjid Muslim Billionaire.
Baca Juga : Kompetisi Santri Penuh Inspirasi di Masjid Muslim Billionaire
Konsep ini diterapkan di Masjid Muslim Billionaire yang berlokasi di Kabupaten Bogor, dengan harapan dapat direplikasi oleh masjid-masjid lain di seluruh Indonesia.
Menurut Ustadz Beben Wahyudi, program ini lahir dari pemahaman bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat sosial yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
“Rasulullah dan para sahabat telah mencontohkan bagaimana masjid menjadi tempat berkumpulnya umat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan. Konsep ini bukan bid’ah, justru ini sunnah yang sudah dicontohkan sejak zaman Rasulullah,” ujar UBW.
Masjid Muslim Billionaire memiliki tim khusus yang mengelola dapur dan memastikan makanan selalu tersedia dalam jumlah cukup. Dana operasional program ini berasal dari donasi para dermawan yang ingin berkontribusi dalam gerakan sosial berbasis masjid.
Meskipun ada pihak yang menganggap program ini sebagai sesuatu yang baru dan berbeda, UBW menegaskan bahwa esensi dari masjid adalah menjadi pusat peradaban dan kebaikan bagi masyarakat.
“Kami ingin membuktikan bahwa masjid bisa lebih dari sekadar tempat shalat. Kami ingin menjadikan masjid sebagai tempat berbagi, karena berbagi itu adalah bagian dari ibadah,” tambahnya.
Dengan semakin berkembangnya program ini, diharapkan lebih banyak masjid di Indonesia yang dapat mengadopsi konsep serupa, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian sosial semakin meningkat di kalangan umat Islam. [Redaksi]
𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝒅𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝒉𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒊𝒏𝒇𝒐 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖!
Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG: @MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: MediaPressMMB






