MEDIA PRESS, BOGOR 13 JUNI 2025 – Suasana Majelis Botram yang dihadiri lebih dari 400 jamaah mendadak hening saat lantunan suara seorang perempuan terdengar dari pengeras suara.
Bukan suara pengisi kajian melainkan rekaman Ata Yulinda, ibunda dari Ustadz Beben Wahyudi (UBW) yang menyampaikan pesan haru dalam bahasa daerah Morsip.
Ia bicara tentang rasa syukur, kebanggaan, dan cinta seorang ibu atas anaknya yang kini genap berusia 37 tahun. Sejenak, UBW terdiam.
Wajahnya tampak menahan haru, matanya berkaca-kaca, sebelum akhirnya sosok sang ibu benar-benar muncul dari balik kerumunan, membawa kue ke atas panggung.

Baca Juga: Majelis Botram dan Pasar Bahagia
Ada juga sebuah buku memori berisi foto-foto keseharian santri Avangers dan santri Spartan, lengkap dengan catatan tangan berisi kutipan-kutipan dari UBW yang paling melekat di hati serta doa-doa untuk sang guru.
Dalam keheningan yang disusul tepuk tangan panjang, momen itu menjadi lebih dari sekadar selebrasi ulang tahun. Momen ini juga menjadi pengingat bahwa di balik kepemimpinan yang tegas dan sistematis, UBW adalah sosok yang dicintai bukan karena karismanya semata, tapi karena keteladanannya.
Seperti kata Ata Yulinda dalam penutup pesannya: “Anak saya bukan milik saya sendiri, tapi milik umat. Maka jagalah dia dengan cinta, sebagaimana ia menjaga kalian dengan doa.”
[Redaksi]
𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖!
Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG: @MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: MediaPressMMB
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com





