Jaga Lingkungan, Jaga Keberkahan: Masjid Muslim Billionaire Terapkan Sistem Ecobrick dan Composter di Kawasan Masjid

𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 24 𝐴𝑝𝑟𝑖𝑙 2025 — Komitmen Masjid Muslim Billionaire (MMB) untuk menjaga keberkahan bukan hanya diwujudkan lewat program keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan.

Hasil dari sistem Composter
Hasil dari Ecobrik

Salah satu inovasi berkelanjutan yang kini menjadi perhatian utama di kawasan Masjid Muslim Billionaire adalah penerapan sistem Ecobrick dan Composter, yang dikelola secara khusus oleh Divisi MB Farm.

Ecobrick adalah teknik pengolahan sampah plastik non-organik menjadi bahan bangunan ramah lingkungan dengan cara memasukkannya ke dalam botol plastik secara padat.

 

 

Sementara itu, Composter adalah sistem daur ulang sampah organik (seperti sisa makanan dan dedaunan) menjadi kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman.

Baca Juga : Semangat Ibadah Anak-anak Gaza Tetap Membara di Tengah Derita, Saat Kita Kembalikan Senyum Mereka

Sistem ini dijalankan oleh seluruh insan Masjid Muslim Billionaire dan dimonitor langsung oleh MB Farm, divisi kemandirian berbasis pertanian yang berada di bawah naungan Pilar Baitul Muamalah Masjid Muslim Billionaire.

Ustadz Wahyu sebagai CEO di MB Farm, menyampaikan bahwa upaya ini bukan sekadar untuk menjaga kebersihan, tapi juga pendidikan lingkungan hidup bagi seluruh santri dan jamaah.

“Kawasan masjid harus jadi pusat peradaban, termasuk dalam hal kepedulian lingkungan. Ecobrick dan komposter ini bukan hanya solusi teknis, tapi ajaran moral agar setiap insan terbiasa hidup bersih, mandiri, dan bertanggung jawab,” tutur Ustadz Wahyu.

Sebagai kawasan dengan aktivitas padat dan populasi santri yang cukup besar, pengelolaan sampah menjadi perhatian serius. Dengan adanya sistem ini, Masjid Muslim Billionaire mampu mengurangi limbah plastik dan organik secara signifikan, serta menjadikan lingkungan masjid tetap asri, bersih, dan sehat.

Setiap hari, para santri Spartan dan Avangers turut serta dalam pengumpulan dan pemilahan sampah. Sampah plastik dikemas menjadi ecobrick, sedangkan sampah organik dimasukkan ke alat komposter yang tersebar di beberapa titik strategis kawasan Masjid Muslim Billionaire.

Hasil kompos digunakan kembali untuk MB Farm, sehingga menciptakan ekosistem zero waste yang mandiri dan produktif.

Kegiatan ini telah menciptakan perubahan besar dalam budaya hidup bersih dan peduli lingkungan di kalangan santri. [Redaksi]

𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖!

Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com
FB: https://bit.ly/FansPage_MediaPressMMB
IG: https://bit.ly/IG_MediaPressMMB
LinkedIn: https://bit.ly/LinkedIn_MediaPressMMB

Kabar Terkini Lainnya

Apa Perbedaan Pupuk Organik dan Pupuk Kimia – Dalam dunia pertanian, pupuk memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan kualitas tanah dan hasil panen. Tanpa

𝐘𝐚𝐮𝐦𝐢𝐥 𝐌𝐢𝐥𝐚𝐝 𝐝𝐫. 𝐀𝐧𝐝𝐡𝐲𝐤𝐚 𝐒𝐞𝐝𝐲𝐚𝐰𝐚𝐧 & 𝐁𝐮𝐧𝐝𝐚 𝐑𝐮𝐫𝐢 𝐒𝐚𝐧𝐭𝐨𝐬𝐨: 𝐃𝐨𝐚 𝐝𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐫𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐃𝐮𝐚 𝐒𝐨𝐬𝐨𝐤 𝐈𝐧𝐬𝐩𝐢𝐫𝐚𝐭𝐢𝐟 𝐝𝐢 𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦 𝐁𝐢𝐥𝐥𝐢𝐨𝐧𝐚𝐢𝐫𝐞 𝐌𝐞𝐝𝐢𝐚 𝐏𝐫𝐞𝐬𝐬, 𝐁𝐨𝐠𝐨𝐫 𝟏 𝐅𝐞𝐛𝐫𝐮𝐚𝐫𝐢

Zakat Fitrah Setelah Shalat Idul Fitri, Mengapa Harus Makanan Pokok? Kenapa zakat fitrah setelah shalat idul fitri harus berupa makanan pokok? Yuk, simak penjelasan lengkapnya—mulai

Banyak Muslim Menunggu Ramadhan, Tapi Lupa Ada Bulan yang Sangat Dimuliakan Allah Jika ditanya bulan paling istimewa dalam Islam, kebanyakan orang langsung menjawab Ramadhan. Jawaban

MEDIA PRESS, BOGOR 27 MEI 2025 – Khalid bin Walid dikenal sebagai salah satu panglima perang paling legendaris dalam sejarah Islam. Gelar “Pedang Allah” melekat

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Daun – Sampah daun kering sering dianggap tidak berguna dan hanya berakhir dibakar atau dibuang. Padahal, jika diolah dengan

Chat WhatsApp