UBW DIUNDANG KE MALAYSIA OLEH DATOK MOHD GHAZALI

𝐌𝐀𝐒𝐉𝐈𝐃 𝐌𝐔𝐒𝐋𝐈𝐌 𝐁𝐈𝐋𝐋𝐈𝐎𝐍𝐀𝐈𝐑𝐄 𝐉𝐀𝐃𝐈 𝐒𝐎𝐑𝐎𝐓𝐀𝐍, 𝐔𝐁𝐖 𝐃𝐈𝐔𝐍𝐃𝐀𝐍𝐆 𝐊𝐄 𝐌𝐀𝐋𝐀𝐘𝐒𝐈𝐀 𝐎𝐋𝐄𝐇 𝐃𝐀𝐓𝐎𝐊 𝐌𝐎𝐇𝐃 𝐆𝐇𝐀𝐙𝐀𝐋𝐈 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐁𝐄𝐑𝐁𝐀𝐆𝐈 𝐈𝐍𝐒𝐏𝐈𝐑𝐀𝐒𝐈

Foto UBW bersama Datok DR Mohd Al-Ghazali Mohd Noor

𝐁𝐨𝐠𝐨𝐫 𝟐𝟎 𝐃𝐞𝐬𝐞𝐦𝐛𝐞𝐫 𝟐𝟎𝟐𝟒 – Sebuah momen membanggakan terjadi saat UBW (Ustadz Beben Wahyudi) sebagai pimpinan Masjid Muslim Billionaire berkesempatan untuk diskusi pada pertemuan terbatas yang membahas 𝑀𝑎𝑛𝑎𝑗𝑒𝑚𝑒𝑛 𝑃𝑒𝑛𝑔𝑒𝑙𝑜𝑙𝑎𝑎𝑛 𝑊𝑎𝑘𝑎𝑓 𝑑𝑖 𝑈𝑛𝑖𝑣𝑒𝑟𝑠𝑖𝑡𝑎𝑠 𝐼𝑏𝑛 𝐾ℎ𝑎𝑙𝑑𝑢𝑛 bulan November lalu. Selain dihadiri oleh para peserta dari Indonesia, beberapa negara juga ikut mengirimkan perwakilannya seperti dari Malaysia hingga Afrika Selatan.

UBW memaparkan sistem manajemen kemasjidan yang dikelola secara profesional di hadapan para peserta yang terdiri dari pakar, akademisi, dan pemerhati masjid. Presentasi tersebut tidak hanya menuai decak kagum tetapi juga memunculkan rasa penasaran pada dua aspek penting yang menjadi inti keberhasilan Masjid Muslim Billionaire.

Aspek pertama adalah integrasi pilar-pilar kemasjidan yang diterapkan dengan sangat sistematis dan saling mendukung. Sistem ini memungkinkan terciptanya manajemen masjid yang modern dan efektif, sehingga tidak hanya menjadi tempat ibadah tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga : UBW SOWAN KE ULAMA – Masjid Muslim Billionaire

Aspek kedua yang menarik perhatian adalah kaderisasi anak muda sebagai marbot profesional. Ratusan anak muda kini berkomitmen membangun karier mereka sebagai pengelola masjid yang berdedikasi. Hal ini menjadi contoh nyata bahwa pekerjaan di masjid bukan sekadar pekerjaan sambilan, melainkan profesi yang menjanjikan, penuh nilai, dan berdampak luas bagi masyarakat.

“𝐼𝑛𝑖 ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑠𝑒𝑚𝑢𝑎,” ujar Datok DR Mohd Al-Ghazali Mohd Noor seorang tokoh yang saat ini menjabat sebagai 𝑆𝑒𝑐𝑟𝑒𝑡𝑎𝑟𝑦 𝐺𝑒𝑛𝑒𝑟𝑎𝑙 𝑊𝑜𝑟𝑙𝑑 𝑍𝑎𝑘𝑎𝑡 & 𝑊𝑎𝑞𝑓 𝐹𝑜𝑟𝑢𝑚 yang diisi lebih kurang 43 Negara, ketika menyimak dengan seksama pemaparan UBW dalam diskusi tersebut.

Kagum dengan pendekatan Masjid Muslim Billionaire, Datok Mohd Ghazali secara khusus mengundang UBW untuk berbagi pengalaman di Kajang, Malaysia. Menurutnya, karakter anak muda yang terlibat di Masjid Muslim Billionaire memiliki kesamaan dengan anak-anak muda di Kajang Malaysia, yang juga sedang merintis pengelolaan masjid secara profesional.

Ajakan ini menjadi pengakuan atas keberhasilan model kemasjidan yang diterapkan di Masjid Muslim Billionaire. Dalam forum yang dihadiri para doktor dan pakar, tercetus keyakinan bahwa masa depan masjid sangat bergantung pada profesionalisme, kolaborasi lintas generasi, dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

UBW semakin optimis bahwa visi dan misi gerakan BISMILLAH yaitu menjadikan masjid sebagai pusat peradaban, dapat diwujudkan melalui kerja keras dan inovasi. Undangan ke Malaysia menjadi langkah awal untuk menyebarkan inspirasi ini ke tingkat internasional. (Red)

Sumber:
1. UBW (Ustadz Beben Wahyudi), Pimpinan Masjid Muslim Billionaire
2. Datok DR Mohd Al-Ghazali Mohd Noor, Secretary General World Zakat & Waqf Forum

𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝒅𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆

Kontak Media:
Email: mediapress112@gmail.com
Website: http://www.masjidmuslimbillionaire.com/
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG: @MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: https://bit.ly/49zXTvl

Kabar Terkini Lainnya

𝐓𝐢𝐦 𝐃𝐢𝐯𝐢𝐬𝐢 𝐇𝐮𝐦𝐚𝐬 𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦 𝐁𝐢𝐥𝐥𝐢𝐨𝐧𝐚𝐢𝐫𝐞: 𝐆𝐚𝐫𝐝𝐚 𝐓𝐞𝐫𝐝𝐞𝐩𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐥𝐢𝐧 𝐇𝐮𝐛𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐲𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐓𝐞𝐫𝐛𝐚𝐢𝐤 𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 13 𝐹𝑒𝑏𝑟𝑢𝑎𝑟𝑖 2025 — Sebagai garda terdepan dalam

Cara Membayar Kafarat Sumpah -Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering mengucapkan sumpah sebagai bentuk penegasan atau komitmen. Namun, tidak jarang sumpah tersebut dilanggar karena kelemahan, kelalaian,

  MEDIA PRESS, BOGOR 14 MEI 2025 — Upaya membentuk generasi muda yang berkontribusi dalam pembangunan peradaban Islam kembali digalakkan melalui program pembinaan intensif di

MEDIA PRESS, BOGOR 4 JUNI 2025 – Indonesia kembali menjadi lokasi uji coba vaksin berskala internasional. Kali ini bukan COVID-19, tapi TBC penyakit menular yang

Bayangkan kamu membeli segelas es kopi susu kekinian seharga 40 ribu rupiah. Dalam waktu kurang dari satu jam, kopi itu habis, dan kenikmatannya pun selesai

Ini Perbedaan Zakat Mal dan Zakat Perdagangan- Masih banyak pengusaha Muslim yang telah menunaikan zakat namun belum benar-benar memahami perbedaannya. Salah satu kebingungan paling sering