Bogor, 12 Juni 2026 – MB Farm Agrowisata resmi meluncurkan sistem Aquaponik sebagai inovasi terbaru dalam bidang pertanian dan perikanan yang dikelola oleh santri Pondok CEO, Masjid Muslim Billionaire. Peresmian ini dilaksanakan pada Kamis, 11 Juni 2026 dan menjadi langkah baru dalam pengembangan sektor agrowisata, edukasi, serta pemberdayaan santri melalui unit usaha produktif.
Kegiatan launching tersebut dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari para leader Masjid Muslim Billionaire, Buya Kardi selaku Pimpinan Cabang Masjid Muslim Billionaire Purwakarta dan Insan Masjid Muslim Billionaire. Acara berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dan ditutup dengan penebaran 20 bibit ikan nila serta sesi foto bersama.
MB Farm Agrowisata merupakan salah satu unit usaha yang berada di bawah pilar Baitul Muamalah atau Muslim Billionaire Tijaroh Center (MBTC). Unit usaha ini bergerak di bidang pertanian, perikanan, serta Mini Zoo Qur’ani yang seluruh pengelolaannya dijalankan oleh santri-santri Pondok CEO, Masjid Muslim Billionaire.
Perjalanan MB Farm sendiri dimulai sekitar empat tahun yang lalu, beriringan dengan pembangunan Masjid Muslim Billionaire. Saat itu, kawasan yang kini menjadi MB Farm masih berupa lahan kosong yang dipenuhi ilalang setinggi kurang lebih satu setengah meter. Dari lahan sederhana tersebut, proses pembangunan dan kaderisasi santri terus berjalan hingga akhirnya berkembang menjadi kawasan produktif yang memberikan manfaat dalam bidang pertanian, perikanan, edukasi, dan agrowisata.
Baca Juga : TERUNGKAP!! Teknologi Pertanian Modern Berdampak yang Digunakan untuk Menggemburkan Tanah Pertanian – Cara MB Farm Mewujudkan Agrowisata Qur’ani Berdaya
Dalam proses pengembangannya, Ustadz Beben Wahyudi selaku Pimpinan Masjid Muslim Billionaire memberikan amanah kepada Ustadz Wahyu untuk memimpin MB Farm Agrowisata. Menariknya, Ustadz Wahyu merupakan Santri Pondok CEO angkatan pertama yang sebelumnya tidak memiliki latar belakang khusus di bidang pertanian maupun pengelolaan lahan. Namun melalui proses kaderisasi, pembinaan, serta bimbingan para guru, beliau dipercaya untuk mengembangkan unit usaha tersebut hingga terus bertumbuh sampai hari ini.
Salah satu hasil pengembangan terbaru tersebut adalah hadirnya sistem Aquaponik yang dibangun selama kurang lebih satu bulan bersama tim MB Farm dan para mentor.

Dalam sesi sambutannya, Kang Teguh selaku mentor MB Farm Agrowisata menjelaskan bahwa aquaponik merupakan sistem yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu ekosistem yang saling menguntungkan.
“Aquaponik adalah sebuah simbiosis mutualisme dari siklus penanaman tumbuhan secara hidroponik dan perkembangan ikan melalui aquakultur,” ujar Kang Teguh.
Pada sistem yang dibangun di MB Farm, tanaman pakcoy ditanam menggunakan metode hidroponik pada instalasi paralon yang berada di atas kolam ikan. Air yang mengandung nutrisi dari kotoran ikan nila dialirkan menuju tanaman sebagai pupuk alami. Setelah melalui proses penyaringan oleh akar tanaman, air kembali mengalir ke kolam sehingga membantu menjaga kualitas air bagi ikan.
Melalui sistem ini, tanaman dan ikan saling memberikan manfaat satu sama lain. Tanaman memperoleh nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh, sementara ikan mendapatkan kualitas air yang lebih baik serta suplai oksigen dari sirkulasi air yang terus bergerak.
Selain menghasilkan dua komoditas sekaligus, yaitu sayuran dan ikan, sistem aquaponik juga memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya penggunaan daya listrik yang relatif rendah, proses budidaya yang lebih ramah lingkungan karena tidak menggunakan pestisida maupun bahan kimia tambahan, serta pertumbuhan tanaman yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.
Kehadiran aquaponik menjadi langkah baru bagi MB Farm Agrowisata dalam mengembangkan fungsi edukasi kepada masyarakat. Pengunjung dapat melihat secara langsung bagaimana proses simbiosis antara tanaman dan ikan bekerja dalam satu sistem terpadu. Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik bagi masyarakat yang ingin mengenal konsep pertanian modern yang efisien dan berkelanjutan.
Ke depan, MB Farm juga memiliki visi yang lebih besar dalam pengembangan sektor pertanian. Salah satu target yang sedang dipersiapkan adalah pengelolaan lahan seluas 1,5 hektar di Purwakarta yang direncanakan menjadi pondok pertanian berbasis edukasi dan kaderisasi.
Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, MB Farm berharap dapat menjadi inspirasi bagi pertanian dan perikanan berbasis pesantren di Indonesia, sekaligus mendukung kemandirian ekonomi Masjid Muslim Billionaire melalui unit-unit usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Kontak Media:
Instagram : @masjidmuslimbillionaire
Facebook : Masjid Muslim Billionaire
Youtube : Masjid Muslim Billionaire
Whatsapp : +628528542520







