MEDIA PRESS, 2025 – Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengumumkan keputusan bersejarah dengan memutus hubungan diplomatik negaranya dengan Israel efektif mulai 2 Mei 2024. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas kebijakan militer Israel di Jalur Gaza, yang oleh Petro disebut sebagai tindakan genosida.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Petro dalam pidatonya kepada pendukung di Bogotรก, menegaskan bahwa Kolombia tidak dapat tinggal diam di tengah konflik yang terus berlanjut.
Selain memutus hubungan diplomatik, Kolombia juga menangguhkan penjualan senjata kepada Israel dan mengusir utusan diplomatik Israel dari negaranya. Dalam upaya mendukung Palestina, Kolombia berencana membuka kedutaan besar di Ramallah dan menunjuk duta besar pertama untuk Palestina.
Baca Juga:ย Uji Coba Vaksin TBC di Indonesia: Ilmu, Bisnis, atau Kepentingan?
Petro menegaskan bahwa posisi Kolombia ini adalah bagian dari komitmen untuk menegakkan keadilan dan hak asasi manusia di kancah internasional.
Keputusan Kolombia ini mendapat respons beragam dari komunitas internasional. Hamas menyambut baik langkah tersebut sebagai kemenangan moral bagi perjuangan rakyat Palestina, sementara sejumlah negara menunggu perkembangan lebih lanjut dari dinamika diplomatik ini.
Keputusan Petro ini juga menambah dimensi baru dalam geopolitik Amerika Latin dan Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi hubungan bilateral di masa mendatang. [Redaksi]
๐ฉ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐ซ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ด๐๐ ๐๐ ๐ท๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐ญ๐๐๐๐๐ ๐ฏ๐๐๐๐๐๐ ๐ฒ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐ ๐ป๐๐๐๐๐๐!
Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG:@MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: MediaPressMMB
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com