MEDIA PRESS, PURWAKARTA 22 MEI 2025 – Tangis haru pecah saat seorang siswa SMP memeluk dan bersujud di kaki ibunya setelah menjalani pendidikan karakter di barak militer Purwakarta.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, dalam upaya menanggulangi kenakalan remaja melalui pendekatan disiplin militer.
Kebijakan ini menuai respons luas dari publik. Di satu sisi, banyak yang memuji keberanian pendekatan tegas yang memanusiakan, di sisi lain muncul kritik dari aktivis HAM.
Baca Juga: Potret Kelelahan Rakyat di Tengah Negeri yang Kian Tak Ramah
Namun momen kedekatan emosional anak dan ibu di barak itu menjadi bukti bahwa pembinaan karakter tetap relevan di tengah tantangan zaman.
Semangat serupa turut bergema di Pondok CEO Bogor, lembaga pendidikan karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani, kepemimpinan, dan kecerdasan emosional.
Dengan pendekatan edukatif dan sistematis, Pondok CEO berkontribusi menumbuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi unggul dan berakhlak Qur’ani, melengkapi upaya-upaya negara dalam membentuk mentalitas unggul anak bangsa. [Redaksi]
𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖!
Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG: @MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: MediaPressMMB
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com