Luka Menganga di Surga Raja Ampat

MEDIA PRESS, BOGOR 11 JUNI 2025 – Pemerintah Indonesia akhirnya mencabut izin usaha pertambangan empat perusahaan nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya, setelah gelombang penolakan publik dan sorotan tajam dari pegiat lingkungan.

Keputusan itu menyusul investigasi sejumlah lembaga seperti Greenpeace dan Auriga Nusantara yang mengungkap pembabatan hutan seluas ratusan hektare serta potensi pencemaran ekosistem laut. Kawasan yang tercatat sebagai UNESCO Global Geopark itu perlahan terkikis oleh deru ekskavator dan kerakusan bisnis tambang.

Sementara itu di lapangan, luka ekologis tampak semakin nyata. Vegetasi endemik tergusur, tanah merah menganga, dan limpasan lumpur mengalir ke pesisir yang sebelumnya jernih. Warga adat menyebut terumbu karang di pesisir Pulau Kawe dan Gag mulai memucat, sedangkan mata pencaharian nelayan terganggu akibat turunnya populasi ikan.

Baca Juga:ย Kajian Majelis Bismillah Akademi: Bukan Sekedar Duduk Mendengarkan, Tapi Bergerak Mengamalkan

Ironisnya, di balik janji peningkatan ekonomi dan lapangan kerja, tambang justru menyisakan konflik sosial serta ketimpangan informasi di tingkat komunitas. Sebagian warga memang mendukung tambang, namun sebagian besar lainnya menyuarakan perlawanan yang tak terdengar.

Kasus ini menjadi cermin kelam, bagaimana izin industri ekstraktif bisa menembus kawasan konservasi, bahkan di jantung kekayaan biodiversitas dunia. Pemerintah memang telah bertindak dengan mencabut izin beberapa perusahaan.

Namun tekanan publik menuntut lebih dari sekadar reaksi, yakni perlindungan sistemik yang mencegah Raja Ampat menjadi ladang tambang berikutnya. Dalam lanskap kebijakan transisi energi, suara rakyat adat dan hak ekologis semestinya tak boleh diredam oleh gemuruh investasi nikel global. [Redaksi]

๐‘ฉ๐’†๐’“๐’Š๐’•๐’‚ ๐’Š๐’๐’Š ๐‘ซ๐’Š๐’‘๐’–๐’ƒ๐’๐’Š๐’Œ๐’‚๐’”๐’Š๐’Œ๐’‚๐’ ๐’๐’๐’†๐’‰ ๐‘ด๐’†๐’…๐’Š๐’‚ ๐‘ท๐’“๐’†๐’”๐’” ๐‘ด๐’‚๐’”๐’‹๐’Š๐’… ๐‘ด๐’–๐’”๐’๐’Š๐’Ž ๐‘ฉ๐’Š๐’๐’๐’Š๐’๐’๐’‚๐’Š๐’“๐’†, ๐‘ญ๐’๐’๐’๐’๐’˜ ๐‘ฏ๐’‚๐’๐’‚๐’Ž๐’‚๐’ ๐‘ฒ๐’‚๐’Ž๐’Š ๐’–๐’๐’•๐’–๐’Œ ๐‘ฐ๐’๐’‡๐’ ๐‘ป๐’†๐’“๐’ƒ๐’‚๐’“๐’–!

Kontak Media
WA: https://wa.me/6281225757951
Email: mediapress112@gmail.com
Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana
FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire
IG: @MediaPressOfficial_MMB
LinkedIn: MediaPressMMB
Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Kabar Terkini Lainnya

Cara Menghitung Zakat Perdagangan- Bagi banyak pengusaha, naik turunnya omzet adalah hal yang lumrah dalam dunia bisnis. Ada masa ketika penjualan sedang tinggi, namun tak jarang pula datang masa lesu

Hari Raya Iduladha adalah salahsatu hari raya besar umat islam. Hari raya yang selalu menghadirkan suasana yang penuh dengan makna karena di balik takbir yang menggema, ada pengorbanan dan kepedulian

Bogor, 10 Juni 2025 โ€“ Setiap bulan, ada satu hari yang kami tunggu-tunggu dengan penuh semangat: hari pelaksanaan Program Lansia Bahagia. Sebagai panitia pelaksana di Masjid Muslim Billionaire, kami tidak

Masih Banyak Wanita Mengira Sedekah Subuh Itu Sulit Banyak bunda dan kakak Muslimah ingin rutin bersedekah subuh, tetapi masih merasa bingung harus mulai dari mana. Ada yang berpikir sedekah subuh

Cara Menanam Jagung Manis – Jagung manis merupakan salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Rasanya yang manis, teksturnya yang lembut, serta