niat puasa asyura beserta artinya

Bagaimana Bacaan Yang Benar dari Niat Puasa Asyura Beserta Artinya?

Bulan Muharram selalu menjadi salah satu bulan yang dinanti oleh umat Islam. Selain termasuk bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, Muharram juga memiliki amalan istimewa yang sangat dianjurkan, yaitu puasa Asyura. Tidak heran jika menjelang tanggal 10 Muharram, banyak orang mencari niat puasa Asyura beserta artinya agar dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih yakin dan sesuai tuntunan. Puasa Asyura bukanlah amalan biasa. Rasulullah ﷺ bahkan menyebutkan bahwa puasa ini memiliki keutamaan besar, yaitu menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu. Lalu bagaimana bacaan niat puasa Asyura beserta artinya? Kapan waktu membaca niatnya? Dan apa saja keutamaan yang bisa diperoleh dari puasa sunnah ini? Niat Puasa Asyura Beserta Artinya yang Benar Bagi umat Islam yang ingin menjalankan puasa pada tanggal 10 Muharram, berikut niat puasa Asyura beserta artinya yang biasa dibaca pada malam hari sebelum berpuasa. Tulisan Arab نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُوْرَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Latin Nawaitu shauma ‘Asyuraa-a sunnatan lillaahi ta’aalaa. Artinya “Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta’ala.” Bacaan niat puasa Asyura beserta artinya tersebut menjadi bentuk kesungguhan hati untuk menjalankan ibadah puasa semata-mata karena Allah SWT. Meski niat tempatnya di dalam hati, melafalkan niat dapat membantu seseorang menghadirkan kesadaran dan kekhusyukan sebelum memulai ibadah. Baca juga : Kapan Puasa Tasua dan Asyura Tahun Ini? Cek Jadwal Resmi 2026 Karena itu, memahami niat puasa Asyura beserta artinya menjadi langkah awal yang baik sebelum menjalankan puasa sunnah yang penuh keutamaan ini. Kapan Niat Puasa Asyura Dibaca? Setelah mengetahui niat puasa Asyura beserta artinya, pertanyaan berikutnya yang sering muncul adalah kapan niat tersebut dibaca. Mayoritas ulama menjelaskan bahwa niat puasa sunnah dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum tergelincir matahari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Namun, jika memungkinkan, membaca niat puasa Asyura beserta artinya sejak malam hari setelah Maghrib atau sebelum tidur tentu lebih utama. Dengan demikian, ketika memasuki waktu Subuh, seseorang sudah memiliki tekad yang kuat untuk menjalankan puasa Asyura secara penuh hingga waktu berbuka. Selain mempersiapkan niat, malam menjelang puasa Asyura juga dapat diisi dengan memperbanyak istighfar, membaca Al-Qur’an, dan berdoa agar Allah menerima amal ibadah yang dilakukan. Baca Juga : Apa Itu Puasa Asyura dan Tasua? Kenali Makna dan Posisinya dalam Islam  Keutamaan Puasa Asyura yang Sangat Besar Mempelajari niat puasa Asyura beserta artinya tidak lengkap tanpa memahami keutamaan dari puasa ini. Rasulullah ﷺ bersabda: “Puasa Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim) Hadits diatas menjadi dalil keutamaan dari menjalankan puasa Asyura, dimana kita manusia pasti tidak luput dari yang namanya dosa, tapi dengan niat menjalankan puasa Asyura untuk menghapus dosa kita yang lalu menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi. Tapi tentu yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar tetap membutuhkan taubat yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Keutamaan lain dari puasa Asyura adalah menjadi salah satu bentuk kecintaan kepada sunnah Rasulullah ﷺ.  Sebagaimana Rasulullah bersabda : “Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian manusia mengamalkannya, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Ibnu Majah) Di tengah semangat memperbanyak amal pada bulan Muharram, umat Islam juga dianjurkan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Salah satu bentuknya adalah dengan bersedekah melalui Baitul Maal Masjid Muslim Billionaire (@baitulmaalmuslimbillionaire) yang memiliki berbagai program kebaikan seperti santunan yatim, bantuan dhuafa, wakaf produktif, program pendidikan Islam, bantuan kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.  Dengan menggabungkan ibadah puasa dan sedekah, seorang Muslim dapat memanfaatkan bulan Muharram sebagai momentum untuk memperbanyak amal yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Mengapa Puasa Asyura Dilaksanakan pada 10 Muharram? Puasa Asyura dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriyah. Hari Asyura memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa pada hari tersebut Allah menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun. Baca Juga : 7 Keutamaan Sedekah di Bulan Muharram yang Sayang Dilewatkan Ketika Rasulullah ﷺ tiba di Madinah, beliau mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk rasa syukur atas peristiwa tersebut. Kemudian Nabi Muhammad ﷺ bersabda bahwa umat Islam lebih berhak menghormati Nabi Musa AS dan beliau pun berpuasa pada hari itu serta menganjurkan para sahabat untuk melaksanakannya. Karena itu, memahami niat puasa Asyura beserta artinya menjadi bagian dari upaya menghidupkan sunnah yang memiliki akar sejarah panjang dalam perjalanan para nabi. Tata Cara Menjalankan Puasa Asyura Setelah mengetahui niat puasa Asyura beserta artinya, berikut tata cara sederhana menjalankan puasa Asyura. 1. Membaca Niat Awali dengan membaca niat puasa Asyura beserta artinya pada malam hari atau sebelum waktu yang diperbolehkan untuk berniat puasa sunnah. 2. Makan Sahur Sahur merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Bersahurlah kalian, karena pada sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim) 3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa Bukan hanya makan dan minum saja yang membatalkan puasa, tapi juga menahan kita dari hawa nafsu yang menggerogoti jiwa serta perilaku buruk kita. 4. Memperbanyak Amal Saleh Selain puasa, perbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan bersedekah. 5. Menyegerakan Berbuka Ketika matahari terbenam, segerakan berbuka sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ. Bolehkah Menggabungkan Puasa Tasu’a dan Asyura? Banyak ulama menganjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram (Tasu’a) sekaligus tanggal 10 Muharram (Asyura). Hal ini berdasarkan keinginan Rasulullah ﷺ untuk membedakan ibadah umat Islam dengan kebiasaan orang Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura. Karena itu, selain mencari niat puasa Asyura beserta artinya, banyak Muslim juga mencari niat puasa Tasu’a agar dapat melaksanakan kedua puasa tersebut secara bersamaan. Penutup Mengetahui niat puasa Asyura beserta artinya merupakan langkah awal yang penting bagi setiap Muslim yang ingin meraih keutamaan puasa 10 Muharram. Dengan memahami niat, tata cara, dan keutamaannya, ibadah puasa dapat dijalankan dengan lebih tenang dan penuh kesadaran. Puasa Asyura bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Amalan ini juga menjadi kesempatan untuk memperbanyak taubat, memperkuat hubungan dengan Allah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Sebagai bentuk nyata dari semangat berbagi di bulan Muharram, Anda juga dapat menyalurkan sedekah melalui Baitul Maal Masjid Muslim Billionaire (@baitulmaalmuslimbillionaire) yang menghadirkan berbagai program sosial, santunan yatim, bantuan dhuafa, wakaf, pendidikan Islam, serta program kemanusiaan yang memberikan manfaat luas bagi umat. Semoga

Bagaimana Bacaan Yang Benar dari Niat Puasa Asyura Beserta Artinya? Read More »