May 2025

Job Fair Bekasi 2025 Ricuh: Krisis Lapangan Kerja

MEDIA PRESS, BEKASI 30 MEI 2025 — Ustadz Beben Wahyudi (UBW), pimpinan Masjid Muslim Billionaire yang menaungi Pondok CEO, menyebut pendidikan harus menjadi solusi konkret dari krisis ketenagakerjaan. Hal ini menanggapi kericuhan dalam gelaran Job Fair Bekasi, 27 Mei lalu, yang dipenuhi oleh 25.000 pencari kerja hingga memicu desak-desakan dan situasi tak terkendali. “Itu bukan sekadar antrean kerja, tapi potret pendidikan dan gambaran ekonomi yang belum sepenuhnya merangkul,” ujar UBW kepada Media Press, Jumat siang (30/5). Pondok CEO, lembaga yang digagas UBW sejak 2021, menawarkan program pendidikan gratis berbasis karakter dan kepemimpinan, lengkap dengan jaminan kerja bagi lulusannya. Baca Juga: Prabowo Subianto Janjikan Pengakuan Israel Jika Palestina Merdeka, Publik Indonesia Bereaksi Keras Dengan pendekatan kurikulum SISPAK (Salimul Aqidah, Ilmu Bermanfaat, Pejuang Syurga, Al-Qur’an Oriented, dan Kompetensi Unggul), Pondok CEO membentuk lulusan yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga siap masuk ke dunia kerja profesional bahkan merintis usaha sendiri. Setiap santri ditempa dengan pendekatan praktikal, spiritual, dan bisnis yang terintegrasi. Dalam konteks maraknya pengangguran dan antrian panjang pencari kerja, Ustadz Beben Wahyudi menyatakan sistem pendidikan tak bisa lagi bersifat normatif. UBW berharap lebih banyak lagi lembaga pendidikan yang merombak sistemnya agar tak melahirkan gelombang pencari kerja baru, tapi generasi pembaharu yang siap kerja dan berdaya saing global. UBW kembali menegaskan, “Jika pendidikan tak juga mampu menyelesaikan masalah utama, maka akan berpotensi sebagai bom waktu yang hanya menunda kericuhan berikutnya.” [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951  Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Job Fair Bekasi 2025 Ricuh: Krisis Lapangan Kerja Read More »

Prabowo Subianto Janjikan Pengakuan Israel Jika Palestina Merdeka, Publik Indonesia Bereaksi Keras

MEDIA PRESS, BOGOR 29 MEI 2025 – Pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Subianto dalam wawancaranya dengan Reuters soal kemungkinan Indonesia mengakui Israel jika negara itu memberikan kemerdekaan bagi Palestina menuai gelombang reaksi dari publik. Dalam forum pertahanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Prabowo menyebut bahwa dirinya mendukung solusi dua negara dan tidak menutup pintu hubungan diplomatik dengan Israel, selama Palestina mendapat pengakuan sebagai negara berdaulat. Baca Juga: Wisuda Gratis di Pondok CEO, Konkrit Jawaban atas Kebijakan Dedi Mulyadi Ucapan itu dianggap menyentuh ranah sensitif dalam kebijakan luar negeri Indonesia yang selama ini konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina. Dukungan tersebut bukan hanya simbolik. Di bawah kepemimpinan Menlu Retno Marsudi beberapa waktu lalu, Indonesia bahkan telah melangkah ke Mahkamah Internasional untuk mendesak penyelidikan atas kejahatan perang yang dilakukan Israel di Gaza dan wilayah pendudukan lain. Karena itu, pernyataan Prabowo dinilai sebagian kalangan sebagai bentuk disonansi terhadap posisi historis Indonesia. Sejumlah aktivis, akademisi, dan masyarakat sipil menyatakan kekecewaannya secara terbuka. Mereka mengingatkan bahwa penderitaan Palestina belum usai, dan segala bentuk normalisasi hubungan dengan Israel di tengah situasi penjajahan bisa menggerus solidaritas dan posisi moral Indonesia di mata dunia. Hingga kini, belum ada respons resmi dari Kementerian Luar Negeri atas pernyataan Prabowo tersebut. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: MediaPressMMB IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Prabowo Subianto Janjikan Pengakuan Israel Jika Palestina Merdeka, Publik Indonesia Bereaksi Keras Read More »

Wisuda Gratis di Pondok CEO, Konkrit Jawaban atas Kebijakan Dedi Mulyadi

MEDIA PRESS, BOGOR 28 MEI 2025 – Ustadz Beben Wahyudi sebagai Pimpinan Masjid Muslim Billionaire sejak awal berdirinya Pondok CEO sudah membuat kebijakan terkait Wisuda Gratis untuk mahasantrinya. Kebijakan ini selaras dengan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi soal pelarangan wisuda sekolah yang memberatkan orang tua, meskipun menuai pro dan kontra. Lewat Surat Edaran No. 43/PK.03.04/KESRA, Kang Dedi menekankan agar sekolah tidak menjadikan wisuda sebagai ajang seremonial mewah yang justru membebani. “Jangan biarkan orang tua dipaksa membayar mahal hanya demi toga dan panggung,” katanya, menanggapi keluhan soal pungutan wisuda di banyak sekolah. Baca Juga: Khalid Bin Walid: Dari Panglima Perang ke Prajurit Biasa, Sebuah Teladan Keikhlasan Jika sebagian institusi pendidikan masih meraba cara merespons kebijakan tersebut, Pondok CEO justru telah lama mengambil langkah lebih dulu. Di lembaga ini, setiap santri bisa mengikuti wisuda secara gratis mulai dari seragam, atribut, hingga panggung acara, semuanya ditanggung lembaga. Bagi Pondok CEO, selebrasi kelulusan bukan ajang kompetisi glamor, tapi momen khidmat untuk mengukuhkan amanah ilmu yang telah dipelajari. “Esensi pendidikan bukan pada gemerlap pesta wisuda kelulusan di akhir tahun, melainkan pada nilai yang dibangun sejak hari pertama belajar yang mencakup kemandirian, kesederhanaan, dan ketulusan untuk menghargai setiap prosesnya.” Demikian ujar Ustadz Beben Wahyudi (UBW) saat ditemui diruang kerjanya. Di tengah sorotan pada komersialisasi pendidikan, Pondok CEO tampil sebagai pengecualian yang layak dicontoh. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Wisuda Gratis di Pondok CEO, Konkrit Jawaban atas Kebijakan Dedi Mulyadi Read More »

Khalid Bin Walid: Dari Panglima Perang ke Prajurit Biasa, Sebuah Teladan Keikhlasan

MEDIA PRESS, BOGOR 27 MEI 2025 – Khalid bin Walid dikenal sebagai salah satu panglima perang paling legendaris dalam sejarah Islam. Gelar “Pedang Allah” melekat padanya sebagai penghormatan atas keberanian dan kecemerlangannya dalam berbagai medan tempur. Namun, di puncak kejayaannya, Khalid pernah mengalami perubahan drastis dalam karier militernya saat Khalifah Umar bin Khattab mencopotnya dari jabatan panglima dan menempatkannya kembali sebagai prajurit biasa. Keputusan ini bukanlah cerminan kegagalan, melainkan langkah strategis yang diambil Umar untuk memastikan umat Islam tidak bergantung pada satu individu, melainkan tetap menempatkan kepercayaan sepenuhnya pada pertolongan Allah. Baca Juga: Penutupan Pendaftaran Penerimaan Mahasantri Tahun Ajaran Baru di Pondok CEO: Menanti Generasi Pemimpin Masa Depan Khalid menerima keputusan tersebut dengan lapang dada, tanpa menunjukkan rasa kecewa atau penolakan. Ia terus berjuang dengan semangat yang sama, membuktikan bahwa jabatan adalah amanah, bukan tujuan akhir. Kisah Khalid bin Walid menjadi inspirasi tentang keikhlasan dan kesetiaan dalam menjalankan tugas, apapun posisinya. Dalam dunia yang penuh perubahan dan dinamika, pelajaran dari perjalanan hidupnya mengingatkan kita bahwa integritas dan niat yang tulus lebih penting daripada jabatan dan status. Keikhlasan dan kesungguhan dalam berkontribusi akan selalu menjadi nilai abadi yang dihargai, baik di mata manusia maupun di hadapan Sang Pencipta. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Khalid Bin Walid: Dari Panglima Perang ke Prajurit Biasa, Sebuah Teladan Keikhlasan Read More »

Penutupan Pendaftaran Penerimaan Mahasantri Tahun Ajaran Baru di Pondok CEO: Menanti Generasi Pemimpin Masa Depan

MEDIA PRESS, BOGOR 27 Mei 2025 – Pondok CEO Muslim Billionaire dalam waktu sekitar 1 bulan lagi akan menutup Pendaftaran Penerimaan Mahasantri Tahun Ajaran Baru. Proses pendaftaran yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir telah menarik banyak perhatian dan antusiasme dari para calon mahasantri yang ingin mengembangkan diri dan memperdalam ilmu keislaman, kepemimpinan, serta kewirausahaan dalam naungan Pondok CEO Muslim Billionaire. Sampai saat ini tercatat 722 pendaftar yang akan disaring lagi menuju tahap selanjutnya. “Kami sangat senang dengan tingginya antusiasme para calon mahasantri yang ingin bergabung di Pondok CEO. Ini menunjukkan bahwa visi kami untuk mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga mampu berkontribusi dalam masyarakat sudah mulai mendapatkan tempat di hati banyak orang tua dan keluarga,” ujar Ustadzah Elni, salah satu pengajar di Pondok CEO. Baca Juga : Rutinitas Subuh Santri di Masjid Muslim Billionaire Sejalan dengan Himbauan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi Proses seleksi untuk tahun ajaran baru ini juga dilaksanakan dengan sangat ketat. Pondok CEO menilai setiap calon mahasantri berdasarkan potensi kepemimpinan, kemampuan intelektual, kesehatan fisik dan kesesuaian dengan nilai-nilai yang diusung oleh pondok. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap mahasantri yang diterima benar-benar memiliki niat dan semangat untuk berkembang serta berkontribusi dalam membangun umat. 𝐁𝐚𝐠𝐢 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐦𝐢𝐧𝐚𝐭, 𝐤𝐚𝐦𝐢 𝐡𝐢𝐦𝐛𝐚𝐮 𝐬𝐞𝐠𝐞𝐫𝐚 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐤𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐏𝐨𝐧𝐝𝐨𝐤 𝐂𝐄𝐎 𝐬𝐞𝐛𝐞𝐥𝐮𝐦 𝐝𝐢𝐭𝐮𝐭𝐮𝐩 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝟏 𝐉𝐮𝐥𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟓, 𝐬𝐢𝐥𝐚𝐡𝐤𝐚𝐧 𝐦𝐞𝐧𝐠𝐡𝐮𝐛𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐬𝐮𝐧𝐠 𝐚𝐤𝐮𝐧 𝐫𝐞𝐬𝐦𝐢 @pondokceo untuk mendapatkan informasi selengkapnya terkait persyaratan pendaftaran. [Redaksi] 𝑨𝒅𝒗𝒆𝒓𝒕𝒐𝒓𝒊𝒂𝒍 𝒊𝒏𝒊 𝒅𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝒉𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒊𝒏𝒇𝒐 𝒕𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB

Penutupan Pendaftaran Penerimaan Mahasantri Tahun Ajaran Baru di Pondok CEO: Menanti Generasi Pemimpin Masa Depan Read More »

Rutinitas Subuh Santri di Masjid Muslim Billionaire Sejalan dengan Himbauan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi

MEDIA PRESS, BOGOR 26 MEI 2025 – Masih dini hari ketika lantunan doa mulai menggema di Masjid Muslim Billionaire. Pukul 02.30, para marbot yang terdiri dari santri Spartan dan Avangers sudah bangun, mandi, dan mengambil wudhu. Mereka tidak sedang mengejar ujian, bukan pula lembur pekerjaan. Tapi mengejar kebiasaan baik yang sudah menjadi rutinitas sehari-hari yaitu shalat tahajud, subuh berjamaah, lalu duduk bersila dalam kajian. Di tempat lain, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sedang menjadi bahan perbincangan. Pernyataannya soal pentingnya membangunkan anak muda sejak subuh untuk shalat dan mengaji menuai pro dan kontra. “Di mana letak salahnya membangunkan anak jam empat pagi, apa pelanggarannya?” kata Kang Dedi, menanggapi kritik yang menyebutnya terlalu keras. Baca Juga : MB Box: Makan Bersama di Hari Jum’at, Menebar Keberkahan dalam Kesederhanaan Di Masjid Billionaire, pernyataan itu tidak butuh pembelaan, karena gagasan Kang Dedi Mulyadi sudah lama diterapkan. Disiplin spiritual bukan dipaksakan, tapi diwariskan. Santri bangun bukan karena takut dihukum, melainkan karena sadar bahwa ketekunan tidak dibentuk di siang hari. Ia lahir dari sunyi, pada waktu dunia masih tertidur. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Rutinitas Subuh Santri di Masjid Muslim Billionaire Sejalan dengan Himbauan Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi Read More »

MB Box: Makan Bersama di Hari Jum’at, Menebar Keberkahan dalam Kesederhanaan

Hari Jumat adalah hari yang agung dalam Islam—hari penuh pahala, ampunan, dan keberkahan. Dalam semangat itulah, Masjid Muslim Billionaire menghadirkan program MB Box (Makan Bersama Box), bagian dari program rutin bertajuk Jumat Berbagi. Program ini menjadi salah satu cara untuk menghidupkan nilai-nilai sosial Islam melalui sedekah makanan yang dikemas secara sederhana, namun penuh makna. Program ini telah berjalan hingga chapter ke 74, per-tgl 23 Mei 2025 kemarin, dengan jumlah realisasi sebanyak 200 box. Program ini ditujukan untuk para jama’ah masjid, supir angkot, pedagang, dan warga sekitar. Di zaman modern, makan bersama tak selalu berarti duduk satu meja. Dengan berbagai keterbatasan—kesibukan, kondisi sosial, hingga alasan kesehatan—konsep kebersamaan bisa tetap dijaga melalui bentuk simbolik. MB Box menjadi jawabannya. Meskipun makan dilakukan secara terpisah, namun niat, waktu, dan semangat kebersamaannya tetap satu: berbagi kebaikan di hari yang utama. Nasi kotak yang berisi nasi dengan lauk ayam dan mie/bihun goreng yang dibagikan setiap hari Jumat setelah salat Jumat bukan hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menyentuh hati. Ia menjadi bentuk nyata kasih sayang antar sesama muslim, dan bukti bahwa keberkahan bisa hadir dalam hal-hal yang sederhana. Baca Juga: Festival Yatim Bahagia: Bahagiakan Mereka, Membangun Generasi Takwa Program ini dirancang bukan sekadar untuk berbagi makanan, tapi juga untuk: – Menghidupkan sunnah bersedekah di hari Jumat. – Menguatkan peran sosial masjid sebagai pusat kebaikan umat. – Membangun rasa saling peduli antara jamaah dan masyarakat sekitar. – Menjadi sarana silaturahmi yang halus namun menyentuh, terutama bagi mereka yang jarang tersentuh bantuan. Dalam satu kotak makanan, tersimpan harapan agar setiap orang yang menerima turut merasakan kebahagiaan dan perhatian dari saudaranya sesama muslim. Dengan terus berjalannya program ini, Masjid Muslim Billionaire berharap MB Box dapat menjadi program rutin kebaikan yang mengakar. Tidak hanya sebagai rutinitas, tapi sebagai budaya: budaya memberi, budaya peduli, dan budaya menghadirkan keberkahan setiap pekan. Melalui MB Box, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah individual, tetapi juga ruang penguat solidaritas sosial. Sebab Islam tidak hanya mengajarkan hubungan yang baik dengan Allah, tetapi juga hubungan kasih dengan sesama manusia. — MB Box – Makan Bersama dalam Kotak, di Hari yang Penuh Berkah. Sebungkus nasi, secercah harapan, seluas-luasnya kebaikan.

MB Box: Makan Bersama di Hari Jum’at, Menebar Keberkahan dalam Kesederhanaan Read More »

Festival Yatim Bahagia: Bahagiakan Mereka, Membangun Generasi Takwa

“Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu di surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya. (HR. Bukhari) Anak yatim memiliki tempat istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan luar biasa di surga bagi siapa saja yang memelihara dan memuliakan anak yatim. Terinspirasi dari ajaran mulia ini, Masjid Muslim Billionaire secara rutin menyelenggarakan Festival Yatim Bahagia, sebuah kegiatan sosial dan edukatif yang dirancang untuk membahagiakan serta menanamkan nilai-nilai ketakwaan pada anak-anak yatim di sekitar lingkungan masjid. Alhamdulillah, program ini telah berjalan hingga chapter 21 di bulan Mei ini. Festival ini bukan hanya sekadar acara berbagi, namun menjadi bagian dari visi besar membangun generasi muda yang cerdas, bahagia, dan bertakwa. Dengan semangat memuliakan anak yatim, Masjid Muslim Billionaire menjadikan program ini sebagai salah satu ruh utama dari kegiatan sosialnya. Baca Juga: Program PURBA Sebagai Wujud Cinta dan Kepedulian Kegiatan dalam Festival Yatim Bahagia ini dikemas dengan nuansa keceriaan dan pembelajaran. Anak-anak diajak belajar membaca surat-surat pendek dari Juz 30, mengenal Asmaul Husna, hingga belajar tentang hewan-hewan yang disebutkan dalam Al-Qur’an. Dan pada sesi kali ini, anak-anak juga belajar tentang 17 Rukun Sholat dan bermain Bando Kreasi yang menumbuhkan kreativitas dan kekompakan mereka. Setelah sesi belajar, mereka mengikuti permainan edukatif untuk memperkuat pemahaman, lalu menikmati waktu untuk jajan bersama, disusul doa bersama yang di dalamnya mereka mendoakan para donatur OTA (Orang Tua Asuh) yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya program ini. Di akhir acara, anak-anak menerima bingkisan, uang tunai, dan menikmati makan siang sebelum kembali ke rumah masing-masing. Capaian dan Realisasi Total penerima manfaat: 48 anak (dari target 50 anak) Item yang diberikan: – Snack: 48 paket dengan harga 15.000/pkt – Rice bowl: 48 paket – Uang tunai: Rp 100.000 per anak untuk 50 anak Total dana terealisasi: Rp 7.500.000 Meskipun belum sepenuhnya memenuhi target penerima manfaat, kegiatan ini tetap berjalan dengan lancar dan memberikan dampak yang luar biasa terhadap anak-anak yang hadir. Festival Yatim Bahagia bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang hadir untuk mereka—anak-anak yang telah kehilangan figur ayah namun masih punya harapan besar dalam hidup. Dengan cinta, kebersamaan, dan doa, kita bangun generasi tangguh yang kelak meneruskan kebaikan. Masjid Muslim Billionaire mengundang seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan ini. Karena setiap senyum mereka adalah doa. Dan setiap doa anak yatim, insya Allah, tak pernah tertolak di sisi Allah SWT.

Festival Yatim Bahagia: Bahagiakan Mereka, Membangun Generasi Takwa Read More »

Program PURBA Sebagai Wujud Cinta dan Kepedulian

“Barangsiapa yang membahagiakan seorang mukmin, maka Allah akan menciptakan baginya tujuh puluh ribu malaikat yang akan selalu mendoakannya sampai hari kiamat.” (HR. at-Tirmidzi) Di balik hiruk-pikuk kehidupan, ada sosok-sosok tangguh yang setiap hari berjuang mencari nafkah demi keluarganya—sopir angkutan, pedagang kecil, buruh harian, dan banyak lagi. Mereka bukan hanya pekerja keras, tapi juga hamba Allah yang menjaga ibadah, tetap mendatangi masjid meski tubuh lelah dan penghasilan tak seberapa. Program PURBA (Pejuang Rupiah Bahagia) hadir sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada para pejuang nafkah ini. Fokus utamanya adalah memberikan bantuan kepada mereka yang tetap istiqamah menjaga shalat lima waktu di masjid, meski hidup dalam keterbatasan. Baca Juga : Bukan Sekadar Santri, Tapi Calon CEO: Masjid Muslim Billionaire dan Investasi Karakter Susunan acara pada program PURBA ini dimulai dari registrasi, dimana para PURBA ini menyetorkan list absensi sholat mereka di masjid, masjid manapun itu. Lalu dilanjutkan kajian yang disampaikan oleh Ustadz dari Pondok CEO Masjid Muslim Billionaire, yang bulan ini bertemakan Tahsin, untuk memperbaiki bacaan Alquran para PURBA. Lalu terakhir, pembagian paket dan foto bersama. Apresiasi diberikan dalam bentuk bantuan sembako yang berisi beras 5kg, minyak 1lt, susu kaleng 1pcs, gula pasir 1kg dan uang tunai senilai 50.000. Tujuannya bukan sekedar memberi, tetapi membahagiakan hati dan menunjukkan bahwa perjuangan mereka dihargai. Program ini telah berjalan hingga chapter 10 yang biasa dilaksanakan setiap sebulan sekali dengan target penerima manfaat untuk bulan Mei ini sebanyak 32 orang. Dalam Islam, membahagiakan sesama bukanlah hal kecil. Ia adalah amalan besar yang mendatangkan doa ribuan malaikat. Melalui PURBA, kita semua bisa mengambil bagian dalam kebaikan ini—sebagai donatur, relawan, atau penyebar semangat. Karena membahagiakan orang lain bukan hanya meringankan beban mereka, tapi juga membuka pintu keberkahan bagi kita semua.

Program PURBA Sebagai Wujud Cinta dan Kepedulian Read More »

Bukan Sekadar Santri, Tapi Calon CEO: Masjid Muslim Billionaire dan Investasi Karakter

MEDIA PRESS, BOGOR 25 MEI 2025 – Di tengah gempuran tren instan dan orientasi materi dalam dunia pendidikan, Masjid Muslim Billionaire dan Pondok CEO tampil dengan pendekatan yang kontras: membangun karakter sebelum mengejar gelar. Di tempat ini, santri bukan hanya diajarkan untuk fasih membaca dan menghafal Qur’an, tetapi juga disiplin bangun pukul 02.30 pagi setiap hari, mandi, lalu berjalan ke masjid untuk shalat tahajud, subuh berjamaah, dan mengikuti kajian. Ini bukan sekadar rutinitas spiritual, melainkan latihan kepemimpinan personal yang konsisten. Nama-nama seperti “Spartan” dan “Avengers” yang disematkan pada kelompok santri bukan tanpa makna. Mereka diarahkan menjadi generasi tangguh dan tangkas sebagai spirit pejuang yang berpijak pada kesadaran spiritual. Di balik sebutan “Muslim Billionaire” dan “Pondok CEO”, ada visi besar yang bertujuan mencetak pemimpin kaya bukan hanya secara materi, tetapi juga dalam akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Pendidikan di sini tidak diarahkan untuk mencetak pegawai, tetapi perintis. Baca Juga : Pondok CEO: Pendidikan Gratis dengan Jaminan Kerja untuk Menekan Angka Pengangguran di Indonesia Model pendidikan seperti ini senapas dengan harapan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi yang menekankan pentingnya membangun anak muda supaya kuat spiritual dan tahan banting menghadapi tantangan zaman. “Anak muda harus bangun pagi, shalat subuh, dan mengaji,” ujar Kang Dedi dalam sebuah unggahan di media sosialnya. Di Masjid Muslim Billionaire, seruan itu sudah lama hidup dan berdenyut dalam nafas harian para santri. [Redaksi] 𝑩𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝒊𝒏𝒊 𝑫𝒊𝒑𝒖𝒃𝒍𝒊𝒌𝒂𝒔𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑴𝒆𝒅𝒊𝒂 𝑷𝒓𝒆𝒔𝒔 𝑴𝒂𝒔𝒋𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎 𝑩𝒊𝒍𝒍𝒊𝒐𝒏𝒂𝒊𝒓𝒆, 𝑭𝒐𝒍𝒍𝒐𝒘 𝑯𝒂𝒍𝒂𝒎𝒂𝒏 𝑲𝒂𝒎𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝑰𝒏𝒇𝒐 𝑻𝒆𝒓𝒃𝒂𝒓𝒖! Kontak Media WA: https://wa.me/6281225757951 Email: mediapress112@gmail.com Kompasiana: MediaPressMMB Kompasiana FB: Media Press Masjid Muslim Billionaire IG: @MediaPressOfficial_MMB LinkedIn: MediaPressMMB Website: www.MasjidMuslimBillionaire.com

Bukan Sekadar Santri, Tapi Calon CEO: Masjid Muslim Billionaire dan Investasi Karakter Read More »