Cerita Ustadz Jaya Wijaya MMB di Forum HWQ Vol. 28: Dari Bara Api sampai Dakwah Cinangneng

Cerita Ustadz Jaya Wijaya MMB di Forum HWQ Vol. 28: Dari Bara Api sampai Dakwah Cinangneng

BOGOR – “Ibarat pesan nasi padang yang datang nasi uduk, Bu. Tapi semoga sama-sama enak dan berkah,” celetuk Ustadz Jaya Wijaya yang langsung disambut tawa jemaah di Masjid Al Muslimun, Kota Bogor, Sabtu (31/10/2026) malam.

Cerita Ustadz Jaya Wijaya MMB di Forum HWQ Vol. 28: Dari Bara Api sampai Dakwah Cinangneng

Malam itu, dai muda dari Masjid Muslim Billionaire (MMB) tersebut naik ke mimbar menggantikan Ustadz Beben, yang mendadak berhalangan karena keluarga sedang berduka. Bersama Ustadz Samsam Nurhidayat dan perwakilan mahasiswa UIKA, Muhammad Arif Budiman, Ustadz Jaya mengisi sesi bincang santai pada kajian Healing With Qur’an (HWQ) Volume 28.

Mengangkat tajuk “KARHUTLA: Karena Hidup Takkan Lama”, forum garapan KalamTV, HIMA PAI UIKA, BEM UIKA, dan MMB ini dipadati ratusan anak muda. Ruang utama masjid penuh sejak sebelum Isya.

Di depan para mahasiswa, Ustadz Jaya banyak menyinggung realitas anak muda hari ini. Menurutnya, godaan terbesar zaman sekarang adalah kaburnya batas antara yang benar dan salah. Memegang prinsip agama rasanya persis seperti sabda Nabi, bagai menggenggam bara api. Kalau dilepas hangus, kalau digenggam terasa panas.

“Anak muda itu punya dua tugas utama yang Allah beri, yaitu beribadah dan menjadi khalifah pembawa manfaat di bumi. Jangan sampai masa muda yang cuma sekali ini habis buat senang-senang tanpa arah,” pesannya.

 

Ustadz Jaya juga menceritakan pengalamannya berdakwah bersama santri MMB di kawasan Cinangneng, Tenjolaya. Ia mengakui terjun langsung ke masyarakat tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya dakwah dicueki, bahkan ditolak terang-terangan. Namun menurutnya, Surah Al-Ashr sudah memberi resep jelas: dakwah memang harus dibarengi kesabaran dan niat tulus, bukan memaksakan hasil.

Di penghujung tausiahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa kematian tidak pernah menunggu seseorang sampai tua. Apa pun profesi dan kesibukan sehari-hari, niatnya harus ditata kembali agar tiap langkah tercatat sebagai amal kebaikan.

Selain sesi bincang Ustadz Jaya, kajian malam itu juga diisi bedah tahsin Surah Al-Fatihah bersama Ustadz Alvin Lee dan Farah dari BEM UIKA, motivasi haji muda dari Ustadz Siswandi, ulasan potensi diri dari Ustadz Samsam Nurhidayat, serta doa bersama yang dipimpin Kang Arya.

Instagram : @masjidmuslimbillionaire
Facebook : Masjid Muslim Billionaire
Youtube : Masjid Muslim Billionaire
Whatsapp : +628528542520

Kabar Terkini Lainnya

Fidyah Orang Sakit – Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Namun, Islam sebagai agama

BOGOR – Insan Masjid Muslim Billionaire melaksanakan sholat istisqo di Lapangan Utama Masjid Muslim Billionaire, Selasa (8/9/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 08.30 hingga

𝐇𝐀𝐋𝐀𝐐𝐀𝐇 𝐔𝐍𝐓𝐔𝐊 𝐌𝐀𝐑𝐁𝐎𝐓 𝐌𝐀𝐒𝐉𝐈𝐃 𝐌𝐔𝐒𝐋𝐈𝐌 𝐁𝐈𝐋𝐋𝐈𝐎𝐍𝐀𝐈𝐑𝐄: 𝐌𝐄𝐌𝐏𝐄𝐑𝐊𝐔𝐀𝐓 𝐊𝐎𝐌𝐏𝐄𝐓𝐄𝐍𝐒𝐈 𝐃𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐈𝐌𝐀𝐍𝐀𝐍 𝐁𝐨𝐠𝐨𝐫, 𝟕 𝐉𝐚𝐧𝐮𝐚𝐫𝐢 𝟐𝟎𝟐𝟓 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi spiritual dan profesionalisme marbot masjid, kegiatan

  𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 8 𝑀𝑒𝑖 2025 – Israel menghadapi bencana kebakaran hutan terburuk dalam satu dekade terakhir, dengan lebih dari 5.000 hektar lahan terbakar

Dalil menyantuni anak yatim dari Al Quran dan hadis, keutamaannya, serta cara membantu yatim dengan tulus dan menjaga martabat mereka.

𝐃𝐢𝐯𝐢𝐬𝐢 𝐂𝐫𝐞𝐚𝐭𝐢𝐯𝐞 𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐮𝐬𝐥𝐢𝐦 𝐁𝐢𝐥𝐥𝐢𝐨𝐧𝐚𝐢𝐫𝐞: 𝐌𝐞𝐧𝐠𝐨𝐩𝐭𝐢𝐦𝐚𝐥𝐤𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐤𝐰𝐚𝐡 𝐃𝐢𝐠𝐢𝐭𝐚𝐥 𝐝𝐚𝐧 𝐒𝐨𝐬𝐢𝐚𝐥 𝑀𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑠, 𝐵𝑜𝑔𝑜𝑟 3 𝑀𝑎𝑟𝑒𝑡 2025 – Masjid Muslim Billionaire (MMB) terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat