menanam daun bawang dari bawang merah

Cara Menanam Daun Bawang dari Bawang Merah

Menanam daun bawang sendiri di rumah kini semakin dilirik dan diminati banyak orang. Selain hemat, hasilnya pun lebih segar dan menyehatkan karena tidak menggunakan bahan kimia berlebihan. Salah satu cara unik dan sederhana yang bisa dicoba adalah menanam daun bawang dari bawang merah.

Ya, kamu tidak salah baca. Bawang merah yang biasanya digunakan sebagai bumbu dapur, ternyata bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan daun bawang segar. Teknik ini sangat cocok untuk pemula yang baru belajar bertani atau ingin menghijaukan halaman rumah tanpa lahan luas.

MB Farm, sebagai pusat edukasi pertanian berbasis organik dari Masjid Muslim Billionaire, terus mengajak masyarakat untuk menanam sendiri kebutuhan dapurnya. Selain memberikan panduan menanam, MB Farm juga menyediakan berbagai pupuk organik padat berkualitas tinggi yang aman, ramah lingkungan, dan efektif meningkatkan kesuburan tanah.

 

Kenapa Harus Menanam Daun Bawang Sendiri?

Daun bawang merupakan bahan masakan yang hampir selalu ada di setiap dapur Indonesia. Rasanya gurih segar, aromanya khas, dan bisa digunakan untuk berbagai hidangan mulai dari sup, omelet, hingga tumisan.

Sayangnya, harga daun bawang di pasaran sering kali berfluktuasi, terutama saat musim kemarau panjang. Karena itu, menanam sendiri menjadi solusi cerdas. Selain memastikan ketersediaan bahan segar kapan pun dibutuhkan, kamu juga bisa berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan dengan cara yang sederhana yaitu bertani secara organik.

Selain itu, daun bawang hasil tanam sendiri biasanya lebih harum, teksturnya lebih renyah, dan rasanya lebih kuat dibandingkan yang dibeli di pasar. Dengan bimbingan dari MB Farm, siapa pun bisa menanam daun bawang hanya dengan memanfaatkan bawang merah di rumah.

 

Langkah-Langkah Menanam Daun Bawang dari Bawang Merah

Teknik menanam daun bawang dari bawang merah sangat mudah dilakukan. Tidak memerlukan alat canggih, tidak butuh lahan luas, dan bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan di area sempit seperti balkon atau teras rumah. Berikut langkah lengkapnya versi MB Farm:

  1. Siapkan Media Tanam yang Suburmenanam daun bawang dari bawang merah

Gunakan campuran tanah gembur, kompos, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1. Tanah gembur membantu akar mudah berkembang, kompos memberi nutrisi alami, sedangkan sekam menjaga sirkulasi udara di dalam tanah.

Jika menanam di polybag atau pot, pastikan wadah memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk mencegah air menggenang. Media tanam yang terlalu lembab bisa membuat umbi cepat busuk.

 

  1. Pilih Bawang Merah Berkualitasmenanam daun bawang dari bawang merah

Pilih umbi bawang merah yang masih segar, berukuran sedang, tidak lembek, dan belum tumbuh tunas. Hindari bawang yang sudah mengering terlalu lama atau berjamur. Umbi yang sehat akan menghasilkan daun bawang yang kuat dan tumbuh seragam.

Sebelum ditanam, potong sedikit bagian ujung atas bawang merah untuk memicu pertumbuhan tunas daun baru. Jika ingin hasil lebih cepat, rendam bawang merah dalam air selama 1–2 jam sebelum ditanam agar bagian akar lebih mudah aktif kembali.

 

  1. Teknik Penanaman yang Tepatmenanam daun bawang dari bawang merah

Buat lubang tanam sedalam 2–3 cm pada media. Masukkan bawang merah dengan posisi ujung runcing ke atas, lalu timbun perlahan hingga bagian atas umbi sedikit terlihat.

Untuk pot yang berukuran sedang, cukup tanam 3–4 umbi per pot agar tidak terlalu padat. Jika ditanam di lahan terbuka, beri jarak sekitar 15 cm antartanaman. Jarak ini penting agar sirkulasi udara lancar dan daun bisa tumbuh bebas tanpa saling menutupi.

 

  1. Perawatan Rutinmenanam daun bawang dari bawang merah

Perawatan tanaman daun bawang tergolong mudah. Berikut tips dari tim MB Farm agar hasilnya lebih subur dan sehat:

– Penyiraman: Lakukan setiap pagi atau sore. Pastikan media selalu lembab tapi tidak becek.

– Pencahayaan: Letakkan pot di area yang mendapatkan sinar matahari langsung minimal 6 jam per hari.

– Penyiangan: Cabut gulma atau rumput liar yang tumbuh di sekitar pot agar tidak merebut nutrisi.

– Pemupukan: Tambahkan pupuk organik padat MB Farm setiap dua minggu sekali sebagai sumber nutrisi tambahan.

Dalam waktu 2–3 minggu, tunas daun bawang akan mulai muncul dan tumbuh subur. Kamu bisa memotong sebagian daunnya untuk dikonsumsi tanpa mencabut seluruh tanaman, sehingga bawang akan terus tumbuh kembali.

 

Apa Itu Pemupukan Susulan dan Mengapa Penting?

Pemupukan susulan adalah pemberian pupuk tambahan setelah tanaman tumbuh untuk memenuhi kebutuhan unsur hara di fase pertumbuhan tertentu. Misalnya, saat tanaman mulai membentuk daun baru atau memperbanyak anakan, kebutuhan nutrisinya meningkat tajam.

Tanpa pemupukan susulan, pertumbuhan daun bisa terhambat, warnanya pucat, dan aroma khasnya berkurang.

Di MB Farm, petani dan masyarakat diajarkan untuk memahami jadwal pemupukan yang ideal. Umumnya, pemupukan susulan pertama dilakukan dua minggu setelah tanam, kemudian diulang setiap 10–14 hari sekali.

Pemupukan ini menggunakan pupuk organik padat karena sifatnya lebih tahan lama dan melepaskan nutrisi secara bertahap. Dengan begitu, tanaman mendapatkan suplai hara yang stabil dan tanah tetap terjaga kesuburannya.

 

Jual Pupuk Organik Padat Berkualitas dari MB Farm

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pertanian sehat dan berkelanjutan, MB Farm menyediakan pupuk organik padat berkualitas tinggi yang cocok untuk berbagai jenis tanaman, termasuk daun bawang.

Pupuk ini dibuat melalui proses fermentasi sempurna dari bahan alami seperti kotoran ternak, serbuk kayu, dan sisa tanaman. Hasilnya adalah pupuk yang kaya unsur hara makro dan mikro seperti nitrogen, fosfor, kalium, serta mikroba baik yang membantu memperbaiki struktur tanah.

Baca Juga : Cara Menghitung Sedekah Orang Meninggal

Keunggulan pupuk organik padat MB Farm antara lain:

– Tidak mengandung bahan kimia sintetis.

– Aman untuk lingkungan dan tidak mencemari air tanah.

– Memperbaiki tekstur dan aerasi tanah.

– Membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit.

Pupuk ini tersedia untuk pemesanan online melalui akun resmi Instagram @mbfarm

maupun pembelian langsung di outlet MB Farm. 

 

Panen dan Pemanfaatan

Setelah 3–4 minggu, daun bawang sudah bisa mulai dipanen. Potong bagian daun sekitar 5–7 cm dari pangkalnya. Jangan cabut seluruh umbi agar tanaman bisa tumbuh kembali dan menghasilkan daun baru. Dengan perawatan rutin, satu tanaman bisa dipanen hingga tiga kali sebelum perlu diganti.

 

Pertanian Organik, Gaya Hidup Masa Kini

Melalui program edukasi yang ada di MB Farm, masyarakat diajak untuk menjadikan pertanian organik sebagai gaya hidup modern. Bertani bukan hanya pekerjaan, tapi juga bentuk kepedulian terhadap bumi. 

MB Farm percaya, pertanian organik adalah investasi jangka panjang. Tanah yang subur, tanaman yang sehat, dan hasil panen yang berkualitas adalah keberkahan yang harus dijaga bersama. Dengan memulai dari hal kecil seperti menanam daun bawang dari bawang merah—kita bisa ikut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan alam.

 

Follow Instagram @mbfarm untuk tips dan info produk organik terbaru, inspirasi bertani dari rumah!

Kabar Terkini Lainnya

Menjelang Hari Raya Idul Adha, pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat adalah: apakah sholat Idul Adha wajib bagi setiap Muslim? Sebagian orang menganggapnya wajib seperti sholat lima waktu, sementara

Banyak orang sudah mendengar keutamaan sedekah subuh. Namun, tidak sedikit yang masih bingung tentang tata cara sedekah subuh di rumah yang benar sesuai syariat. Apakah harus keluar rumah? Apakah harus

Mau camping di gunung? Kenali alat-alat camping wajib bawa, tips praktis, serta rekomendasi sewa camping di Bogor. Camping di gunung adalah aktivitas seru untuk melepas penat sekaligus mendekatkan diri dengan

Daun bawang adalah bahan masakan serbaguna yang bisa ditanam sendiri di rumah. Salah satu cara unik adalah memanfaatkan bawang merah sebagai bibit. MB Farm membagikan cara menanam daun bawang dari

Perlengkapan Camping yang Wajib Dibawa- Bogor dengan udara sejuknya memang bikin siapa saja betah camping. Tapi pengalaman bisa berubah kacau kalau kamu lupa bawa perlengkapan penting. Itulah sebabnya, sebelum berangkat,

Islam adalah agama yang mengajarkan kasih sayang, kepedulian, dan keseimbangan hidup. Dalam ajaran Islam, harta bukan semata milik pribadi yang dinikmati sendiri, tetapi terdapat hak orang lain di dalamnya yang