Tanah pasir sering dianggap kurang subur untuk budidaya bawang merah. Namun dengan pengelolaan yang tepat, tanah pasir justru bisa menghasilkan bawang merah berkualitas tinggi. Artikel ini membahas cara menanam bawang merah di tanah pasir, penyebab daun cabai keriting dan kuning, serta peluang bisnis bibit cabai siap tanam.
MB Farm hadir mendukung Anda dengan bibit cabai siap tanam terdekat serta edukasi pertanian yang mudah diikuti.
Langkah-Langkah Menanam Bawang Merah di Tanah Pasir
- Persiapan Lahan
Tanah pasir harus dicampur dengan bahan organik seperti kompos, pupuk kandang, atau cocopeat untuk meningkatkan daya ikat air dan nutrisi. - Pemilihan Bibit dan Penanaman
Gunakan bibit bawang merah sehat. Buat lubang tanam sedalam 2–3 cm dengan jarak antar tanaman 10–15 cm. - Sistem Irigasi
Karena tanah pasir cepat kering, lakukan penyiraman lebih sering tetapi dengan volume sedikit untuk menjaga kelembapan. - Pemupukan
Gunakan pupuk organik dan tambahan nutrisi mikro secara rutin agar tanaman tumbuh optimal. - Pengendalian Hama
Pantau tanaman secara rutin untuk mencegah serangan ulat atau penyakit. - Panen
Bawang merah di tanah pasir bisa dipanen dalam 60–70 hari setelah tanam.
Kenapa Daun Cabai Keriting dan Kuning?
Daun cabai keriting dan kuning biasanya disebabkan oleh serangan hama thrips, kutu daun, virus, atau kekurangan unsur hara. Pencegahannya meliputi pemakaian bibit sehat, pemupukan berimbang, dan pengendalian hama terpadu.
Baca Juga : 𝐌𝐚𝐬𝐣𝐢𝐝 𝐌𝐁 𝐁𝐢𝐧𝐚 𝐃𝐨𝐧𝐚𝐭𝐮𝐫 𝐌𝐞𝐥𝐚𝐥𝐮𝐢 𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐄𝐝𝐮𝐤𝐚𝐬𝐢 𝐃𝐚𝐫𝐢𝐧𝐠
Jual Bibit Cabai Siap Tanam Terdekat
MB Farm menyediakan bibit cabai unggul siap tanam untuk berbagai skala usaha. Keunggulan bibit kami:
- Tahan penyakit
- Pertumbuhan cepat
- Cocok untuk lahan pasir maupun tanah biasa
- Harga terjangkau
Pesan bibit cabai unggul di IG @mbfarm sekarang juga.
Menanam bawang merah di tanah pasir memang membutuhkan strategi, tetapi hasilnya bisa sangat menguntungkan. Dukung usaha Anda dengan bibit cabai unggul dari MB Farm dan rasakan kemudahannya.





